JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Geger Penemuan Mayat Pemuda Tergeletak Tak Bernyawa di Sungai Onggok. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini

Foto/Humas Jateng
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Jateng

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pria bernama Sefanus Bangun Sudesi (22) warga Desa Cipawon, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ditemukan tak bernyawa di sungai.

Korban ditemukan oleh warga sudah meninggal dunia di Sungai Onggok wilayah Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja, Selasa (7/4/2020) malam.

Kapolsek Bukateja AKP Agus Triyono mengatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Tarmudi (63) warga Desa Penaruban, Kecamatan Bukateja.

Saat itu, saksi sedang mencari keberadaan korban yang sebelumnya pergi memancing di Sungai Onggok.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum kejadian korban mengambil alat pancing dan cacing pakan ikan di rumah Tarmudi sekitar pukul 15.00 WIB. Satu jam kemudian Tarmudi menyusul ke sungai namun tidak menemukan keberadaannya.

Baca Juga :  Hasil Operasi Patuh Candi 2020 di Jateng, 69.513 Pengendara Terjaring Pelanggaran, 20.872 Ditilang. Kapolda Ungkap 31 Korban Meninggal Kecelakaan

“Saat dilakukan pencarian bersama warga akhirnya korban ditemukan menjelang malam namun dalam kondisi sudah meninggal dunia terapung di sungai. Atas peristiwa tersebut warga melaporkan kejadian ke Polsek Bukateja,” jelas kapolsek.

Anggota Polsek Bukateja bersama Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi Kemudian bersama petugas medis dari Puskesmas Bukateja melakukan pemeriksaan jenazah korban.

Baca Juga :  Dramatis, Diwarnai Kejar-Kejaran, 2 Pencuri Motor Petani di Sawah Salam Dibekuk Rame-rame. Kapolsek Sebut Tersangka Beraksi Gunakan Kunci Palsu!

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Ditemukan luka lecet di pelipis dan bibir bagian bawah. Saat ditemukan mayat sudah dalam kondisi kaku diperkirakan sudah meninggal sekitar 4 jam sebelum ditemukan.

“Berdasarkan keterangan pihak keluarganya, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Diduga saat memancing epilepsinya kambuh dan korban tercebur ke sungai tanpa diketahui orang hingga meninggal dunia,” kata kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan jenazah dilakukan Polsek Bukateja disaksikan perangkat desa setempat. JSnews