JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polri: Angka Kriminalitas Turun, Namun Potensi Naik Lagi Perlu Diwaspadai

Ilustrasi/tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Angka kriminalitas pada pekan ke-15 selama pandemi virus corona atau covid-19, mengalami penurunan sebesar 4,32 persen.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan pada pekan ke14 sejak Covid-19 mewabah, tercatat ada 3.567 tindak kejahatan.

Sedangkan pada pekan ke15, angkanya berada pada 3.413 kasus.

“Artinya ada penurunan sebanyak 4,32 persen terhadap kasus kejahatan,” kata Argo melalui keterangan tertuis, Jumat (17/4/2020).

Baca Juga :  Perang Semesta Melawan Covid-19, IDI Sebut Garda Terdepan adalah Masyarakat

Tren penurunan juga terjadi pada pekan ke13 dan ke14 pandemi Covid-19 sebanyak 11,03 persen. Pada pekan ke13 angka kejahatan 4.197, sedangkan seminggu setelah itu hanya 3.743.

Meski demikian, prediksi mengenai kemungkinan naiknya angka kriminalitas masih tetap bisa muncul dan logis dalam situasi pandemi corona ini.

Direktur Keamanan Negara Mabes Polri, Brigadir Jenderal Umar Effendi mengatakan ada potensi meningkatnya tindakan kriminal.

Baca Juga :  Joko Tjandra Janjikan USD 1 Juta untuk Jaksa Pinangki

Potensi itu muncul lantaran turunnya daya beli masyarakat dan naiknya angka pemecatan atau PHK buruh oleh perusahaan lantaran terlalu berat menanggung biaya operasional.

“Potensi aksi anarkis dan kriminalitas selalu ada, terutama dalam situasi seperti ini,” kata dia.

Umar mengatakan kepolisian menjamin keamanan masyarakat selama pandemi Covid-19. Polisi, kata dia, akan menggunakan pendekatan preventif dan persuasif untuk mewujudkan stabilitas keamanan di masyarakat.

www.tempo.co