JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Apakah Wonogiri Akan Terapkan PSBB Mengingat Daerah Sekitarnya Banyak Kasus Positif Corona? Begini Jawaban Bupati Joko Sutopo

Penanganan pasien Corona di Wonogiri. JSNews. Aris Arianto
Penanganan pasien COVID-19 di Wonogiri. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wonogiri saat ini dikelilingi oleh wilayah dengan tingkat kasus positif COVID-19 cukup tinggi. Kendati seperti itu Pemkab Wonogiri belum berniat menerapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Bupati Wonogiri Joko Sutopo menegaskan, sejumlah kabupaten tetangga seperti Sukoharjo, Solo, Ponorogo dan Pacitan terdapat kasus positif Corona cukup tinggi. Namun hal itu tidak serta merta menjadikan Pemkab mengajukan PSBB.

“Menurut PP 21 tahun 2020 PSBB itu diselenggarakan dengan beberapa syarat dan pertimbangan. Maka, kami belum mengajukan PSBB karena sejumlah indikator belum terpenuhi,” ujar Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Minggu (3/5/2020). 

Baca Juga :  Makin Ganas, Virus Covid-19 Renggut Nyawa Warga Perum Ngringo Karanganyar. Bapak 56 Tahun Meninggal Positif, Anak dan Keluarga Besarnya Diswab Sampai 3 Kali


Ada syarat dan pertimbangan atau indikator yang harus terpenuhi sebelum program itu diajukan kepada Kemenkes. Meliputi epidemiologi, faktor penyebaran, jumlah kasus dan korban. Selain itu, faktor kesiapan perangkat keamanannya juga perlu diperhatikan.

Dengan kondisi geografis Wonogiri seperti ini Bupati menilai program PSBB tidak tepat diberlakukan di Wonogiri. Dia menyebut bahwa untuk pemenuhan program tersebut, kesiapsiagaan aparat juga harus diperhitungkan.

Bupati Joko Sutopo menambahkan dengan prasyarat yang diatur didalam PP 21 tahun 2020 dalam pemberlakuan program PSBB belum terpenuhi. Menurut Bupati berdasar angka-angka kasus yang ditampilkan tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dirinya berkeyakinan jika program itu belum tepat diterapkan.

Baca Juga :  Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Wonogiri 2020, Apa Saja Persiapan Tim Joko Sutopo-Setyo Sukarno Alias Josss dan Hartanto-Joko Purnomo Atau Harjo?

“Yang kita lakukan saat ini adalah memperkuat sosialisasi berbasis kultural agar nanti bisa membangun satu relasi pengamanan berbasis kesadaran. Keyakinan saya ini dengan dukungan data dan fakta,” tandasnya.

Saat ini ada 10 kasus positif Corona di Wonogiri. Empat diantaranya sudah sembuh, lima orang masih dirawat, masing-masing satu orang dirawat di RS Bhayangkara Semarang, satu orang di RS Moewardi Solo, satu orang di RSUD Wonogiri, dua orang isolasi mandiri dan satu orang meninggal dunia. Aria