JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Benarkah Ada Warga Kecamatan Giritontro Wonogiri yang Positif Corona? Seperti Ini Pernyataan Resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19

Bupati Wonogiri Joko Sutopo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Wonogiri Joko Sutopo

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM  — Belakangan santer kabar terkait adanya satu warga Kecamatan Giritontro Wonogiri yang positif COVID-19.

Hal itu direspon tegas oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wonogiri. Ketua tim sekaligus Bupati Wonogiri Joko Sutopo menegaskan, selaku sumber informasi satu pintu mengaku belum menerima informasi terkait hal tersebut.

Menurut Bupati, kabar itu kurang bisa dipertanggungjawabkan. Pria yang akrab disapa Jekek ini menyebutkan ada kejanggalan dalam informasi itu. Di dalam informasi yang beredar itu jelas protokol kesehatan dalam penanganan COVID-19 tidak terpenuhi. 

Baca Juga :  Kembali Meroket, 3 Warga Jumapolo Karanganyar Hari Ini Ditemukan Positif Terpapar Covid-19. Tertular dari Warga Yang Pulang Mudik dari Jatim, Total Jadi 49 Kasus Positif

Dia mencontohkan, informasinya yang bersangkutan sudah menjalani dua kali rapid tes dan hasilnya reaktif, sesuai prosedur harus diisolasi. Namun dilepas yang menandakan protokol COVID-19 tidak terpenuhi. Kemudian yang kedua, pihaknya sebagai call center belum menerima informasi itu.

“Tapi, kami akan coba telusuri. Lalu anehnya lagi, kalau sudah dua kali rapid test, swab dan hasilnya reaktif hanya diimbau untuk isolasi mandiri dan akhirnya pulang kampung, informasi ini bisa menyesatkan harus segera diluruskan,” ujar dia, Kamis (28/5/2020). 

Baca Juga :  Jumlah Ibu Hamil di Wonogiri Mencapai 5.103 Orang, Meningkat Ketika Pandemi Corona Berlangsung

Dari informasi yang beredar, salah seorang pria asal kecamatan Giritontro disebut terpapar virus Corona. Sebelum pulang kampung, pria itu bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan di Jakarta. Yang bersangkutan juga sempat menjalani rapid tes di salah satu rumah sakit di Ibukota dan hasilnya reaktif.

Setelah itu, dia menjalani tes swab dan hasilnya dinyatakan positif. Oleh pihak rumah sakit yang bersangkutan direkomendasikan untuk isolasi mandiri di kostnya. Namun demikian, yang bersangkutan malah pulang kampung ke Giritontro. Aria