JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Artis

Mulai Naik Daun, Artis Campursari Cantik Prigel Pangayu Ternyata Berdarah Sragen. Mulai Manggung Sejak Usia 5 Tahun, Terobsesi Pingin Seperti Soimah

Prigel Pangayu Anjarwening. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Prigel Pangayu Anjarwening. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penggemar musik jawa atau campursari belakangan mulai akrab dengan kehadiran penyanyi cantik bernama Prigel Pangayu Anjarwening.

Penyanyi berparas rupawan yang baru menginjak usia 20 tahun asal Kabupaten Kediri, Jatim itu belakangan mulai menghiasi layar media sosial youtube dan layar pentas lewat suara merdunya.

Suara merdunya saat membawakan beberapa tembang Jawa dan campursari, sukses menembus pasar dan penikmat tembang Jawa. Salah satunya Jagat Tresno yang ditonton lebih dari 1,6 juta viewer di channel youtube.

Kemudian covering beberapa lagu campursari hits dari sejumlah legenda yang dibawakannya, juga sukses disambut ratusan ribu hingga jutaan penonton.

Namun, tak banyak yang tahu, jika mahasiswi semester dua Jurusan Ilmu Hukum Universitas Terbuka Kediri itu ternyata punya darah Sragen.

Ya, saat berbincang dengan JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (28/5/2020), dara kelahiran 9 September 2000 itu merupakan sulung dari dua bersaudara buah dari pernikahan salah satu pengusaha ternama asal Sragen dan Titik Iswanti (42).

“Kami tinggal di Dusun Jagung RT 3/8, Kelurahan Kras, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Tapi saya berdarah campuran Sragen dan Kediri. Saya dua bersaudara dan anak nomor satu,” paparnya.

Baca Juga :  Didemo Warga, 11 Keluarga Perangkat Desa Penerima BST di Sragen Akhirnya Kembalikan Uang Bantuan. Juga Dicoret dari Daftar Penerima Bulan Berikutnya

Prigel mengaku sudah jatuh cinta dengan dunia seni sejak usia 4 tahun. Berawal dari hobi menari, suaranya yang merdu membuatnya kemudian tertarik mencoba ke panggung nyanyi di usia 5 tahun atau saat duduk di bangku TK Nol kecil.

Kecintaannya pada olah vokal membuat Prigel akhirnya memutuskan menekuni tarik suara dan belajar privat ke salah satu dalang lokal di Kediri, Ki Rustamaji.

Seiring suaranya yang mulai moncer, ia pun mulai diajak manggung oleh Ki Rustamaji dan ikut menjadi sinden cilik. Saat itulah, namanya mulai bersinar dan kemudian job manggung dan mentas pun berdatangan.

“Sejak privat dan sering diajak manggung Ki Dalang Rustamaji, saya mulai mentas menerima job. Ya dari panggung ke panggung mulai dari hajatan, pentas wayang kulit dan lainnya. Alhamdulillah sampai sekarang lancar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prigel menuturkan kesibukannya sebagai artis campursari tak lantas membuat studinya tercecer. Ia mengaku selalu berusaha membagi waktu antara berkarier di seni dengan waktu kuliah sehingga dua-duanya bisa berjalan beriringan.

Baca Juga :  Dapat Majikan Kejam di Arab, Surani TKW Asal Sragen Mengaku Hanya Digaji 1.000 Riyal Perbulan Sampai 18 Tahun Tak Bisa Pulang. Segini Kalau Dirupiahkan!

“Kebetulan kuliah saya bisa dilakukan online. Jadi tidak mengganggu aktivitas ketika harus pentas atau menerima job manggung,” tuturnya.

Prigel Pangayu Anjarwening. Foto/Istimewa

Seiring namanya yang mulai dikenal, Prigel mengaku makin mantab menatap karier di bidang tarik suara terutama menjadi pesinden atau artis campursari.

Saat ditanya obsesinya, ia menyebut sangat mengidolakan dan ingin mengikuti jejak penyanyi multitalenta, Soimah.

“Menurut saya, Soimah itu penyanyi atau sinden yang istimewa, punya vokal yang kuat dan istimewa. Saya terus terang kagum dan pingin bisa mengikuti jejak beliau,” imbuhnya.

Dari sekian banyak lagu yang dibawakannya dan nge-hits, Prigel mengaku lagu “Jagat Tresno” adalah yang paling berkesan. Ia menyebut lagu yang sudah melambungkan namanya itu memiliki aura yang berbeda.

Hingga kini, lagu itu sudah ditonton jutaan penggemar via youtube. Wardoyo