JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Indonesia Urutan ke-34 Sebaran Covid-19, Amerika Serikat Masih Tertinggi

Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan

JAKARTA,JOGLOSEMARNEWS.COM — Indonesia menempati urutan nomor 34 kasus sebaran virus Corona dari 188 negara yang sudah terpapar virus tersebut. Urutan tertinggi persebaran Covid-19 secara global adalah Amerika Serikat (AS).

Data statistik tersebut dikeluarkan oleh Johns Hopkins University Medicine AS. Berdasarkan laman resmi Johns Hopkins University Medicine, Jumat (5/6/2020) pukul 04.33 waktu setempat tercatat konfirmasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 28.818 kasus.

Angka tersebut turut menyumbang 0,43 persen dari total kasus secara global yang mencapai 6.589.090 positif Covid-19. Sementara itu, untuk angka kematian di Tanah Air mencapai 1.721 jiwa atau setara 0,44 persen dari angka kematian secara global yakni 388.499 jiwa.

Baca Juga :  Pemerintah Tak Akan Lagi Gunakan Istilah 'New Normal', Ganti Jadi 'Adaptasi Kebiasaan Baru'

Dengan jumlah angka kematian tersebut Indonesia menempati urutan ke-22 terbanyak dari keseluruhan negara yang terpapar virus corona baru atau Covid-19. Sementara untuk angka pasien Covid-19 yang sembuh, Indonesia tercatat pada urutan ke-44 dunia dengan total 8.892 orang. Ini setara dengan 0,31 persen dari angka kesembuhan secara global yakni 2.850.411 jiwa.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Minim, Giliran Prabowo dan Nadiem Kena Sentil Jokowi

Secara umum Johns Hopkins University Medicine mencatat Amerika Serikat merupakan negara dengan kasus positif terbanyak di dunia yakni 1.867.620 kasus. Kemudian disusul Brasil dengan jumlah kasus positif COVID-19 yakni 584.016, diikuti Rusia 440.538 kasus, United Kingdom (UK) 283.079 kasus dan Spanyol yakni 240.660 kasus.

Untuk tingkat kematian tertinggi akibat virus tersebut dan jumlah pasien sembuh terbanyak, Amerika Serikat juga menempati urutan pertama yakni dengan angka masing-masingnya 107.979 kematian dan 485.002 pasien sembuh.   (ASA)

www.republika.co.id