JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Jadi Hobi Dadakan, Gerombolan Pesepeda Mulai Dikeluhkan Masyarakat, Begini Sikap Dishub Solo

Ilustrasi pesepeda. Foto: Pexels.com

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat mulai mengeluhkan gerombolan pesepeda kayuh yang kerap melanggar aturan di jalanan. Bahkan dalam beberapa hari terakhir ramai di media sosial tentang keluhan itu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Hari Prihatno tak menampik tentang keluhan dari pengguna jalan. Meski demikian, pihaknya belum bisa menertibkan mengingat belum ada aturan baku soal aktivitas sepeda di jalan.

Dia memaparkan, pihaknya memang baru bisa sekedar menghimbau untuk menjalankan protokol kesehatan dalam bersepeda. Sambil menunggu apakah dalam Perwali New Normal mengatur soal giat bersepeda.

Baca Juga :  Beredar Kabar Gerakan Hitamkan Solo,  Ketua PSHT Solo: Kami Imbau Sedulur Agar Tidak Turun ke Jalan dan Warga PSHT di luar Solo Tak Perlu Datang ke Solo

“Kalau sudah ada mungkin bisa lebih ditertibkan, tapi bisa jadi polemik juga, mereka pasti protes. Untuk itu nanti koordinasi dengan Satpol PP untuk himbauan di lapangan,” kata Hari, Senin (08/06/20).

Dishub, lanjut Hari sudah mengumpulkan semua komunitas dan disepakati para pesepeda komunitas tidak bergorombol. Hanya saja, tren yang saat ini terjadi banyak pesepeda bergerombol namun di luar komunitas yang ada.

“Jadi mereka bisa dibilang hobby dadakan, mungkin punya waktu longgar, akhirnya bersepeda. Banyak juga anak-anak kecil itu, perlengkapannya tidak lengkap, tidak safety, tapi turun ke jalan. Sekarang tidak tahu waktu juga. Bisa dilihat, dari pagi sampai malam pasti banyak pesepeda, dan tidak pakai masker,” paparnya.

Baca Juga :  Sumbang 10 Kasus, Klaster Perkantoran di Kecamatan Jebres Tambah Daftar Panjang Kasus Covid-19 di Solo, Kini Total 628 Orang

Sementara Kabid Lalulintas Dishub Surakarta, Ari Wibowo menambahkan pihaknya juga mendapat laporan banyaknya pesepeda yang tidak menaati protokol sekehatan maupun membahayakan lalulitas.

“Sebenarnya kalau bersepeda memang untuk bike to work bagus. Namun kalau hanya untuk sekedar hura-hura itu yang kita sayangkan,” tegas Ari. Prabowo