JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kabar Gembira, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang IV Segera Dibuka

Ilustrasi kartu prakerja. Foto: prakerja.go.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah tertunda beberapa lama, pemerintah akhirnya akan segera membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang IV dalam waktu dekat.

Meski demikian, Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky belum bisa membeberkan lebih detail kapan akan dibukanya pendaftaran.

Apalagi, sudah ada arahan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto agar pendaftaran bisa segera dibuka kembali.

“Oh enggak bisa sampai akhir tahun ini. Harus cepat. Pak Menko Perekonomian mengatakan ini harus segera ini menjadi prioritas seluruh kementerian dalam komite dalam mengupayakan ini. Kami dibantu sama Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet untuk memastikan peraturan ini segera dimulai,” ujar Panji dalam diskusi daring, Sabtu (27/6/2020).

Baca Juga :  Kemenkes Dominasi Jumlah Kasus Covid-19 Klaster Perkantoran di DKI Jakarta

Selain itu, menurut Panji, Presiden Joko Widodo pun juga telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran agar dengan cepat memperbaiki tata kelola program Kartu Prakerja.

“Agar dengan cepat membantu masyarakat,” ucap Panji.

Panji mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan revisi Peraturan Presiden. Nantinya dalam revisi terbaru ini, akan ada mekanisme atau aturan baru untuk menjalankan Kartu Prakerja gelombang IV.

Namun, tak hanya revisi Peraturan Presiden, pun Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Peraturan Menteri Keuangan turut diperbaiki.

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, Kejagung Buru Bukti Perjalanan Jaksa Pinangki Keluar Negeri

“Itu harus segera dikeluarkan sebelum kami bisa memulai gelombang keempat,” kata Panji.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan banyak celah dari program Kartu Prakerja. Salah satu temuan KPK adalah adanya dugaan konflik kepentingan karena ada platform digital yang menjual pelatihan mereka sendiri.

KPK kemudian memberikan rekomendasi atas temuan masalah tersebut dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya pada 28 Mei lalu.

www.tempo.co