JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Kondisi Pandemi Covid-19 di Dunia Makin Parah

Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kondisi pandemi virus Corona 
(COVID-19) secara global di dunia semakin parah. Demikian dinyatakan oleh
Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Dari 10 hari terakhir, sembilan di antaranya memiliki jumlah kasus di atas 100.000 per hari. Pada Minggu kemarin, ada 136.000 kasus baru atau yang tertinggi sejauh ini,” ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus, Selasa (9/6/2020).

Sampai berita ini ditulis, total jumlah kasus virus Corona di seluruh dunia adalah 7,2 juta. Sementara itu, untuk mereka yang meninggal, ada 408.000 jiwa.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Tedros melanjutkan, 75 persen dari jumlah kasus baru pada Ahad kemarin berasal dari 10 negara saja. Negara-negara itu kebanyakan berada di benua Amerika dan Asia

Tedros menduga peningkatan yang drastis tersebut dikarenakan unjuk rasa anti-rasialisme atas kasus kematian George Floyd.

Oleh karenanya, kepada siapapun yang akan mengikuti demonstrasi, ia mengingatkan warga untuk tetap waspada dan menjaga jarak sosial.

Sementara pandemi virus Corona semakin parah, Selandia Baru sudah merasakan buah kerja keras mereka melakukan pembatasan sosial.

Baca Juga :  Studi Profesor di Universitas AS Klaim Ada Kemungkinan Wabah Demam Berdarah Hambat Penyebaran Covid-19

Kemarin Senin, Selandia Baru secara resmi menyatakan telah bebas dari virus Corona (COVID-19). Oleh karenanya, berbagai aktivitas sudah boleh dilakukan seperti semula.

Berbagai kafe di Selandia Baru sudah mencopot panduan pembatasan sosialnya, walaupun hand sanitizer tetap disediakan. Selain itu, tempat-tempat hiburan juga sudah mulai mengagendakan pesta perayaan terbebas dari Corona (COVID-19).

“Saya baru sadar bahwa sekarang saya sudah bisa memeluk seseorang,” ujar warga Selandia Baru di Twitter.

www.tempo.co