JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Apes, Pinjam Uang untuk Bayar Kuliah Anak, Tas Penjual Sayur di Pasar Legi Malah Dicuri, Uang Rp 19 Juta Melayang, Pelaku Terekam CCTV

Tas berisi uang Rp 19 juta milik penjual sayur di Pasar Legi Solo, Sumito (46) dicuri orang, aksi pelaku terakam CCTV. Foto: Facebook/IWS
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib apes dialami penjual sayur di Pasar Legi, Sumito (46). Berniat pinjam uang untuk biaya kuliah sang anak, pedagang asal Jumantono, Karanganyar itu malah jadi korban pencurian, awal pekan ini.

Tas merah yang berisi uang sekitar Rp 19 juta, ATM, hingga sejumlah perhiasan raib digondol pencuri.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Demianus Palulungan saat dikonfirmasi menjelaskan, korban setiap hari berjualan sayur di Pasar Legi. Pada waktu kejadian korban habis pinjam uang untuk persiapan bayar kuliah anaknya.

Baca Juga :  Masih Melaju, Jumlah Pasien Positif Corona Warga Solo Capai 261

Selanjutnya tas berisi uang dan perhiasan ditaruh ditas kranjang dan ditutupi plastik dan ditinggal jualan di depannya jaraknya hanya kurang lebih satu meter. Setelah akan pulang mencari tas berisi uang sudah tidak ada.

“Setelah itu korban meminta rekaman CCTV didekatnya telah kelihatan yang mengambil perempuan. Korban lalu melaporkan  kejadian itu ke kami,” kata Demianus mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (03/07/20).

Demi menjelaskan, pihaknya sedsng bergerak untuk mengusut kasus tersebut. Termasuk memeriksa sejumlah saksi hingga rekaman kamera pengintai.

Baca Juga :  Satu Pegawai Positif Corona, Pemkot Solo Tutup Gedung Humas dan Protokol Sekretariat Daerah, Kini Jumlah Total 285 Kasus

“Saat ini masih proses penyelidika  anggota kita di lapangan,” tegasnya.

Kejadian itu viral di media sosial. Dari rekaman CCTV, terduga pelaku merupakan perempuan paruh baya menggunakan baju berwarna merah muda. Perempuan itu juga menenteng tas anyaman di lengan kiri.

“Itu tasnya saya taruh di belakang karena sedang melayani pembeli. Setelah selesa saya mau ambil tasnya sudah tidak ada,” ungkap Sumito.  Prabowo