JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Bedah Karya 100 Desain Poster Kampanye Lawan Corona Berlangsung Dinamis

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Acara bedah 100 karya dwsain poster kampanye kita bersama melawan Corona hasil karya Basnendar H, Rabu (8/7/2020) terbukti menarik minat mahasiswa dan masyarakat awam.

Dalam situasi pandemi virus Corona seperti ini, acara tersebut sihadiri oleh sekotar 20 peserta mahasiswa sari beberapa perguruan tinggi di Solo.

Tentu saja kegiatan tersebut digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak antar personal.

“Bedah karya berlangsung dengan antusias, dan suasana dinamis interaktif berlangsung dari awal hingga akhir,” ujar Basnendar sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Acara diselenggarakan pada hari Rabu,
(8/7/2020) dimulai pukul 09.00 – 11.00 WIB di pelataran Republik Aeng-Aeng, Nayu Timur, Nusukan, Solo.

“Acara ini sebenarnya dapat juga diikuti lewat Live Streaming FB Basnendar Sadoso,” bebernya.

Acara dengan format di luar ruangan itu mencoba memberi informasi dan pemahaman baik proses berkarya dari ide sampai ekseskusi, faktor latar belakang dari gagasan kampanye tersebut, dan bagaimana dampak dari aspek akademis, edukasi, dan konsep komunikasi desain poster, khsususnya masyarakat di masa pandemi.

Baca Juga :  Lolos Seleksi, Dua Dosen ISI Surakarta Ikuti Pameran Poster Internasional di Spanyol

Aksi itu sebagai lanjutan dari proses 100 desain poster yang diganjar Rekor MURI sebagai Pencipta Desain Poster Terbanyak Lawan Corona, dimana peserta bisa lebih tahu mendalam konsep yang diusung sampai ide dari per desain poster yang dirancang tiap satu hari sampai mencapai 100 desain.

Bedah karya poster itu mencoba mengulas desain poster dari aspek akademis, edukasi, praktik, dan implikasi poster terhadap perilaku masyarakat dalam “Bedah Karya 100 Desain Poster Kampanye Kita Bersama Lawan Corona”.

Selain Basnendar selaku perancang 100 desain poster tersebut, narasumber lain yang dihadirkan antara lain Mamo Kay, S,Sn sebagai praktisi, entrepreneurship, dan anggota ASPPRO dan Asmoro Nurhadi Panindias, S.Sn. M.Sn selaku dosen dan Kaprodi DKV FSRD ISI Surakarta.

Acara yang berlagsung dengan santai tersebut dimoderatori oleh Rendya Adi Kurniawan, S.Sn., M.Sn yang juga dosen DKV FSRD ISI Surakarta.

Baca Juga :  KKN Unisri Bantu Puskesmas Penawangan Distribusikan Obat Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

Materi dari perancang desain poster, Basnendar H memaparkan seputar latar belakang dari ide awal membuat kampanye, ide poster , tahap awal sampai eksekusi di komputer, serta unggah karya poster di medsos.

Sedangkan Mamo Kay mengulas implikasi desain poster kepada masyarakat sebagai audiensi ataupun segmentasi poster tersebut dimana masyarakat perlu adaptasi lewat media poster tersebut.

Aspek akademisi dan edukasi dari 100 desain poster itu juga dibahas dan dikritisi oleh Asmoro NP mengenai pemilihan gaya, jenis font, dan aspek visual poster lainnya.

Bedah karya itu diharapkan menjadi media edukasi dan informasi baik dalam perancangan desain poster itu sendiri maupun implikasi konten poster terhadap perilaku masyarakat terhadap wabah pandemi ini.

Selain itu juga untuk dijadikan inspirasi kita bersama dalam memandang wabah pandemi Covid-19 dengan tetap positif dan kreatif. suhamdani