JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

FISIP UNS Gelar Konferensi ICOSAPS 2020 Secara Daring, Membahas Tentang Masyarakat Tangguh


SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) akan menggelar International Conference on Social and Political Sciences (ICOSAPS) pada 7-8 Oktober 2020. Meski berada di tengah situasi pandemi Covid-19, panitia tetap melaksanakannya karena kegiatan ini merupakan agenda tahunan dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

Konferensi internasional FISIP UNS ini merupakan agenda rutin dan telah memasuki penyelenggaraan tahun ke enam. Namun karena situasi pandemi Covid-19, ICOSAPS kali ini akan diselenggarakan secara daring (online).

Ketua PenyelenggaraICOSAPS 2020, Dr. Andre Rahmanto mengatakan ICOSAPS akan diselenggarakan pada 7-8 Oktober 2020 dengan menghadirkan 4 (empat) pembicara Internasional yakni Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si (Universitas Sebelas Maret), Prof. Svetlana Bodrunova (St. Petersburg State University Rusia), Prof. Dr. Normah Mustaffa (Universiti Kebangsaan Malaysia) serta Dr. Azhar Ibrahim Alwee (National University of Singapore).

Baca Juga :  Beberapa SMKN di Yogyakarta Mulai Pembelajaran Tatp Muka Terbatas

Andre mengatakan ICOSAPS kali ini mengambil tema Strengthening Resilient Society in the Disruptive Era. Tema tersebut sangat relevan dengan kondisi saat ini, dimana dunia telah memasuki revolusi industri 4.0 dengan perkembangan Internet of Things and Cyber Physical System membuat segala sesuatunya semakin cepat dan mudah, sekaligus membawa efek disrupsi di semua lini kehidupan.

“Guncangan disrupsi tersebut menuntut masyarakat untuk terus beradaptasi dan memiliki apa yang disebut dengan resiliensi (ketangguhan). Tema ini juga  bertepatan dengan kondisi krisis global akibat pandemi, sehingga sekaligus menjadi ajang sharing berbagai kajian riset sosial dan politik terkait pandemi Covid-19 dari beberapa negara. Hasil konferensi ini nantinya akan dipubikasikan pada prosiding internasional terindeks, jurnal terindeks Scopus serta jurnal nasional terakreditasi SINTA.

Baca Juga :  Menteri Nadiem Minta Siswa dan Guru yang Belum Terima Bantuan Kuota Internet Segera Lapor Pimpinan

Sementara itu Tiyas Nur Haryani, Sekretaris ICOSAPS mengatakan Call for Papers ICOSAPS 2020 diikuti sebanyak 361 peserta pemakalah dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Philipina, India, Pakistan, China, Taiwan, Jepang, Saudi Arabia dan Spanyol. Konferensi ini bertujuan sebagai forum untuk membagikan, menganalisis dan mendiskusikan masalah  dalam kajian perubahan sosial, media digital, inovasi, politik, lingkungan, kesehatan, dan bidang terkait lainnya untuk membangun pemahaman baru menuju penguatan masyarakat tangguh di era disruptif.

Selanjutnya diharapkan konferensi internasional ICOSAPS 2020 mampu membangun jejaring di antara para peneliti dan akademisi tentang isu-isu terkait di tingkat lokal, nasional, regional hingga internasional.(ASA)