JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pedagangnya Meninggal Akibat Positif Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Ditutup Sepekan

Ilustrasi virus corona. Pixabay
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkot Solo menutup Pasar Harjodaksino, Danukusuman, Kecamatan Serengan selama satu pekan ke depan mulai, Selasa (14/7/2020) hingga Senin (20/7/2020). Penutupan dilakukan karena diketahui salah satu pedagangnya positif covid-19.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, penutupan dilakukan untuk penyemprotan disinfektan di lokasi pasar.

“Salah satu pedagangnya meninggal dunia akibat Corona. Dia warga Sukoharjo. Makanya mulai besok kita tutup selama satu Minggu. Untuk dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya, Senin (13/7/2020).

Baca Juga :  Purnomo Akui Sudah Ditemui Cucu Raja Keraton Solo BRA Poetri Wulan Sari, Terkait Pilkada?

Selain menutup sementara Pasar Harjodaksino, Rudy juga menegaskan kepada seluruh pedagang di pasar tradisional untuk tetap menggunakan masker. Sanksi tegas akan diterapkan jika diketahui ada pedagang yang melanggar aturan itu.

“Kalau ada pedagang yang diketahui tidak menggunakan masker, akan langsung kita suruh kukut (tutup) saat itu juga. Kalau besoknya mengulangi kesalaham yang sama, kita cabut SHPnya (surat hak penempatan),” imbuhnya.

Baca Juga :  Tak Hanya Bikin Stres dan Emosi, Knalpot Brong Juga Picu Gangguan Gendang Telinga!

Dikatakan Rudy, sanksi semakin diperketat karena jumlah pasien positif Corona di Solo semakin naik dan bertambah. Pihaknya akan semakin menggencarkan penertiban di seluruh kawasan pasar tradisional di Kota Solo.

“Intinya gunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan menggunakan sabun. Kalau kita disiplin, Corona akan jauh. Dan kita mudah menanganinya,” tukas Rudy. Prihatsari