JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sosok Prihanto, Ketua PSSI Karanganyar : Rombak Organisasi, Galakkan Tarkam dan Tak Alergi Kritik

Prihanto, Ketua PSSI Karanganyar terpilih. Foto : Beni Indra
Prihanto, Ketua PSSI Karanganyar terpilih. Foto : Beni Indra

Panggung perebutan bursa Ketua PSSI Asosiasi Kabupaten Askab Karanganyar selesai 18 Juli lalu. Udah terpilih Prihanto sebagai nakhoda baru di PSSI Askab Karanganyar.
Meskipun waktu itu sempat diwarnai kemelut memanas jelang Konggres PSSI Karanganyar hingga muncul kubu pro dan kubu konggres, namun semua sudah berakhir dan Prihanto terpilih sebagai Ketua PSSI Askab Karanganyar secara aklamasi.
Kini saatnya Prihanto memacu gas bergerak menjalankan roda PSSI sesuai yang dia idamkan selama ini. Pertanyaannya, mengapa Prihanto yang sudah sibuk dengan jabatan dan tanggung jawab pekerjaan itu seakan “golek gawean (mencari pekerjaan) harus mengurus sepakbola apalagi menjadi Ketua PSSI ?.
Jawabnya cukup aneh. Di luar jabatannya sebagai Direktur PDAM Karanganyar juga Sekretaris ICMI Karanganyar dan juga Komandan SAR Kabupaten Karanganyar, mengapa dirinya menjadi Ketua PSSI Karanganyar. Ternyata semua itu dilakukan karena panggilan hatinya untuk menghidupkan dan membesarkan sepakbola di Bumi Intan Pari. Pasalnya sepakbola di kabupaten ini sudah vacum dan tanpa prestasi sehingga dirinya terpanggil untuk mengabdi.
Salah satu cara menghidupkan sepakbola itu, dirinya harus menjadi pengendali sebab banyak sekali konsep dan program yang harus dilakukan. Jika dirinya tidak menjadi ketua maka susah menggoalkan program tersebut. Itulah alasannya.
Namun modal inti selain harus sebagai ketua adalah mentalitas untuk ikhlas tanpa pamrih apalagi pamrih hanya untuk mencari uang. “Ingat di dunia sepakbola itu identik untuk nombok artinya dibutuhkan jiwa rela berkorban dengan begitu semua akan berjalan dengan baik,” tandas Prihanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/07/2020).
Untuk itu Prihanto yang sekarang sudah menjadi Ketua PSSI Askab Karanganyar menerapkan prinsip “Tomorror Is Today ( Hari esok ditentukan oleh hari ini) sebagai semangat dasar untuk merubah kondisi PSSI yang dulu vacum menjadi besar esok hari.
Bahkan skedulnya serta road map sudah terprogram dan tinggal menjalankan sesuai skala prioritas sebagai kado 100 hari kerja kepemimpinannya setelah terpilih.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Penembakan Kucing Tetangga di Colomadu Karanganyar Bisa Dijerat Pasal 302 KUHP. Polres Pastikan Segera Panggil Terlapor!
Prihanto bersama jajaran pelaku sepakbola Karanganyar. Foto: Beni Indra

Di antara program yang sudah ditata oleh Prihanto dimulai dari penataan internal organisasi PSSI Askab Karanganyar serta penataan klub anggota PSSI yang baru. Prioritas kedua, langsung melakukan penataan secara administrasi dan pembinaan sebagai inventarisisasi klub. “Di Karanganyar terdapat sekitar 60-80 klub sepakbola secara riil maka perlu dilakukan pembinaan,” katanya.
Prioritas ketiga adalah menggelar turnamen sepakbola di 5 titik sebagai presentasi dari 17 kecamatan yang ada. Selanjutnya disaring menjadi 22 pemain bintang yang mana nanti dari 22 pemain itu akan ditarungkan diambil 11 orang sebagai pemain inti yang akan dikirim mewakili Karanganyar pada Liga 3 Nasional Oktober mendatang. “Ini namanya tahap pencarian bibit pemain terbaik,” ujarnya.
Seiring sejalan dengan turnamen mencari bibit unggul, Prihanto juga akan menggalakan pertandingan Antar Kampung atau Tarkam dalam dua kategori. Kategori pertama Tarkam fokus mencari bibit pemain muda dalam hal ini diberlakukan aturan klub dilarang mengambil pemain yang asalnya bukan dari Kabupaten Karangqnyar karena ini untuk pencarian bibit unggul.
Sedangkan Tarkam yang kategori dua adalah Tarkam bebas sehingga klub diperbolehkan jika mau mengambil pemain dari luar Karanganyar karena sifatnya untuk meramaikan sepakbola sekaligus hiburan dan kebanggan rakyat.
Setelah program awal selesai, giliran digenjot pembentukan klub unggulan sepakbola untuk dipersiapkan ikuti turnamen skala regional dan skala nasional diantaranya ikuti Piala Suratin secara rutin.

Baca Juga :  Pemilik Kucing di Colomadu Yang Ditembak Mati Tetangganya, Resmi Lapor Polisi. Anisa Didampingi 5 Lawyer Solo

Terkait program-program selama 4 tahun, Prihanto menyadari perlunya kepengurusan yang kuat solid dan profesional. Untuk itu gerbong kepengurusan PSSI Askab Karanganyar ini sudah membentuk pengurus yang ber SDM handal, komitmen tinggi.(Beni Indra)