JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Terus Berjuang Agar Bisa Lolos, Bajo Akan Lawan Gibran dan Jawab Kekhawatiran Warga Terkait Dinamika Pilwakot Solo 2020

Pasangan Independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo). Foto: Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim pemenangan bakal pasangan calon Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) memastikan diri akan berjuang keras melewati tahapan verifikasi faktual (verfak) yang dilakukan KPU Solo. Saat ini, tim pemenangan Bajo tengah menyiapkan perbaikan berkas verfak syarat dukungan.

Ketua Tim Pemenangan Bapaslon Bajo, Robert Hananto mengungkapkan, pihaknya akan menjawab kekhawatiran masyarakat Solo terkait dinamika Pilwakot Solo 2020 ini.

“Sebagai partai dengan perolehan kursi di dewan sebanyak 30 kursi dari total 45 kursi, maka hampir dapat dipastikan hanya PDIP yang bisa mengusung calon wali kota. Maka timbul kekhawatiran dari masyarakat tentang demokrasi di Kota Solo yang tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Karena dikhawatirkan PDIP akan melawan kotak kosong,” urainya, Senin (20/7/2020).

Baca Juga :  419.287 Warga Tercatat Dalam DPS Pilkada Solo, 9.300 Di Antaranya Pemilih Baru

Robert menambahkan, pihaknya meyakinkan warga Solo bahwa pasangan Bajo masih memiliki tekad kuat menyelesaikan tahapan verfak syarat dukungan dari jalur perseorangan yang tengah dilakukan KPU Solo.

“Kami masih berjuang dan berharap bisa lolos. Sehingga kami bisa mendaftarkan diri sebagai calon pasangan wali kota dan wakil wali kota Solo dari jalur independen,” tukasnya.

Baca Juga :  Sampaikan Visi Misi Ke KPU Solo, Gibran Ingin Wujudkan Solo Kota Budaya yang Modern, Sedangkan Bajo Usung Isu Ini

Sebelumnya, hanya 28.629 syarat dukungan tim Bajo yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dalam tahap verfak yang selesai tanggal 11 Juli 2020 lalu.

Padahal untuk maju sebagai jalur independen dalam Pilwakot Solo 2020, Bajo harus mengumpulkan syarat dukungan minimal 35.142 dukungan. Saat ini, tim Bajo tengah diberikan kesempatan untuk perbaikan hingga tanggal 27 Juli 2020. Prihatsari