JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Dalam Sehari 25 Kasus Baru Positif Covid-19 di Gunungkidul, 21 Karyawan Dinkes

Ilustrasi virus corona. Pixabay

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 21 karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul dinyatakan positif Covid-19, dan empat orang lain ditemukan melalui penelusuran kontak.

Demikian dikatakan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka.

Penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Gunungkidul yang mengalami peningkatan pesat itu terjadi pada Sabtu (15/8/2020) kemarin.

Tambahan itu, tercatat merupakan rekor tertinggi selama ini.

“Hasil pengujian swab Sabtu kemarin menunjukkan ada 25 kasus positif baru,” ujarnya.

“21 merupakan SDM (Sumber Daya Manusia) Dinkes) dan 4 lainnya merupakan hasil penelusuran kontak,” kata Priyanta dalam jumpa pers malam kemarin.

Meroketnya jumlah kasus, terutama dari pegawai kesehatan ini, menurut Priyanta merupakan hasil dari pemeriksaan swab massal.

Pegawai dan tenaga kesehatan memang menjadi prioritas untuk pemeriksaan tersebut.

Pasca-hasil swab keluar, Priyanta menyatakan Dinkes langsung mengambil langkah darurat.

Baca Juga :  Mantan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto Dinyatakan Positif Covid-19

Koordinasi pun dilakukan dengan RSUD Wonosari dan Saptosari, terkait penanganan bagi para pegawai ini.

“Hasilnya, 17 pegawai diisolasi ke RSUD Saptosari, 1 ke RSUD Wonosari, dan 3 lainnya menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Priyanta mengatakan seluruh pegawai yang dinyatakan positif ini tanpa gejala.

Namun bagi mereka yang isolasi mandiri tetap dilakukan kontrol ketat. Antara lain harus memiliki kamar sendiri dan kamar mandi terpisah.

Selanjutnya, swab massal akan dilanjutkan lagi bagi kontak erat di lingkungan Dinkes dan keluarga pegawai.

Priyanta menyebut ada 139 spesimen yang akan diambil.

“Mulai Senin hingga Rabu besok, seluruh pegawai Dinkes juga akan bekerja dari rumah. Ini kami lakukan agar kasus tidak berkembang,” katanya.

Tambahan itu membuat jumlah positif kumulatif di Gunungkidul melonjak jadi 153 kasus per 15 Agustus kemarin. Sebanyak 41 dalam perawatan dan 108 kasus sembuh (bertambah 4). Ada 4 kasus yang dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga :  Pemkot Yogya Gencarkan Pemutusan Penularan Covid-19, Ini Yang Dilakukan    

Menanggapi lonjakan kasus tersebut, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi menyebut hal itu merupakan konsekuensi dari semakin banyaknya pemeriksaan swab.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar swab dilakukan sebanyak mungkin. Konsekuensinya tentu kasus jadi meningkat,” katanya.

Immawan pun kembali mengingatkan masyarakat Gunungkidul agar tetap mematuhi protokol kesehatan dasar, seperti wajib masker, jaga jarak, mengurangi aktivitas di luar rumah, hingga menjaga kebersihan.

Menurutnya, protokol kesehatan ini berlaku bagi siapa pun yang tetap ingin sehat dan tidak tertular atau pun menulari orang lain.

“Saya mohon doanya agar teman-teman Dinkes segera diberi kesembuhan, dan warga juga dijauhkan dari paparan virus COVID-19,” kata Immawan.

www.tempo.co