JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Empat Bulan Tanpa Pemasukan, Kaki Langit Sambut Perpanjangan Tanggap Darurat Covid-19 DIY

Kondisi Pasar Semi Kaki Langit terlihat sepi. Sudah empat bulan ini industri pariwisata di wilayah Bantul itu mandeg terdampak Covid-19 / dok kaki langit
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kondisi Pasar Semi Kaki Langit terlihat sepi. Sudah empat bulan ini industri pariwisata di wilayah Bantul itu mandeg terdampak Covid-19 / dok kaki langit

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selama empat bulan masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), aktivitas industri pariwisata Pasar Sabtu-Minggu (Semi) Kaki Langit terhenti.

Kendati demikian pelaku industri mengaku siap melaksanakan Keputusan Gubernur DIY yang memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 30 Agustus 2020.

“Meski selama empat bulan ini kelompok kami hampir tidak memperoleh pemasukan sama sekali, tetapi kami taat pada keputusan gubernur,” ungkap Samijan, Ketua Pengelola Wisata Kaki, Jumat (31/7/2020).
Dalam perbincangan dengan Tim Pengabdian bagi Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Samijan mengaku selama masa pandemi Covid-19 para pedagang yang tergabung dalam paguyuban tak lagi beraktivitas di Wisata Pasar Sami Kaki Langit.

Baca Juga :  Perpanjangan Status Tanggap Darurat Covid-19, Sri Sultan Undang Semua Kepala Daerah

“Mereka yang semula bertani, kembali bertani. Sementara yang lain ada pula yang membuat makanan ringan untuk dititipkan di warung,” tambah Samijan.

Akibat pandemi Covid-19, praktis destinasi wisata di daerah Mangunan, Bantul tersebut tidak menerima kunjungan sama sekali.

“Dua minggu terakhir ini sebenarnya sudah ada beberapa rombongan dari luar kota yang datang, tetapi tetap tidak kami terima karena Gubernur masih belum mengizinkan. Kalau pengunjung perorangan setiap hari berdatangan, namun mereka bernasib sama,” tambah Samijan, sebagaimana dikutip dalam rilis ke Joglosemarnews.

Tim pengabdian bagi masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta berdiskusi untuk menyusun strategi promosi industri pariwisata Pasar Semi Kaki Langit pasca Covid-19, belum lama ini / dok kaki langit

Seperti diketahui, melalui SK No 227/KEP/2020 Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memperpanjang masa tanggap darurat untuk ketiga kalinya.

Masa tanggap darurat Covid-19 di DIY diperpanjang hingga tanggal 31 Agustus 2020. Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) UPNVY, Dr. Agung Prabowo mengungkapkan perpanjangan tersebut semata-mata untuk kebaikan masyarakat.

Baca Juga :  Grojogan Watu Purbo Sleman, Bekas Dam yang Punya Pesona Tersembunyi

Justru itulah yang mendorong timnya untuk melakukan upaya revitalisasi destinasi wisata ini agar bisa bangkit selepas Covid-19.

“Sambil menunggu izin beroperasi, kami mempersiapkan upaya promosi wisata ini supaya segera pulih,” ungkap dosen Ilmu Komunikasi ini.

“Pendampingan ini sudah kami lakukan sejak 2017. Kami berusaha mempromosikan melalui pembuatan konten maupun pemilihan medianya,” tambah Medi Tri Laksono, anggota tim yang juga membantu pengelola wisata melakukan persiapan menata Kaki Langit untuk protokol Covid-19. suhamdani