JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Tragis Gara-gara Lubang Jeglongan Sewu Jalur Rusak Grompol-Jambangan Sragen. Dua Pemotor Babak Bundas Nyungsep di Persawahan

Kondisi motor matic yang kecelakaan nyungsep dan ngglasar masuk ke persawahan gegara menghindari lubang jalan rusak di jalur Grompol- Jambangan wilayah Jirapan, Masaran, Sabtu (22/8/2020). Foto/Istimewa
Kondisi motor matic yang kecelakaan nyungsep dan ngglasar masuk ke persawahan gegara menghindari lubang jalan rusak di jalur Grompol- Jambangan wilayah Jirapan, Masaran, Sabtu (22/8/2020). Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jalan rusak di jalur Grompol-Jambangan tepatnya di ruas wilayah Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Sragen banyak menuai keluhan.

Tak hanya menyengsarakan pengendara, jalur itu juga sudah banyak menelan korban jiwa dan memicu kecelakaan.

Terbaru, Sabtu (22/8/2020) siang, seorang pengendara motor yang berboncengan mengalami kecelakaan tragis. Pemotor matic AD 2136 ABE dari petugas ekspedisi antar barang J&T itu babak bunyak usai ngglasar belasan meter sampai nyungsep ke persawahan.

Kedua pengendara laki-laki yang membawa barang ekpedisi itu mengalami kecelakaan saat berusaha menghindari lubang jeglongan sewu di ruas jalan Jirapan depan MTA.

“Kejadiannya sekitar jam 13.00 WIB. Ceritanya pengendara dari petugas ekspedisi itu berboncengan motor dan bawa barang untuk diantar. Mereka dari arah Masaran hendak menuju Suroboyo. Sampai di lokasi yang banyak lubang besar, mereka berusaha menghindar. Tapi gasnya nyantol ke barang yang ditaruh di depan, lalu motor jadi ngancing nggak bisa dikendalikan,” ujar Catur (45) salah satu saksi mata kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (23/8/2020).

Baca Juga :  Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo di Gemolong Adalah Penumpang Asal Gondangrejo Karanganyar. Bernama Janatin, Duduknya di Belakang Sopir

Motor yang gasnya ngancing itu kemudian gagal dikendalikan. Motor lantas nyelonong keluar jalan dan masuk ke persawahan.

Pengendara dan pembonceng ikut terseret sebelum kemudian motor terhenti setelah terguling di tengah persawahan.

“Pengendaranya luka lalu langsung ditolong warga dan dibawa ke rumah sakit. Kami tidak sempat menanyakan identitasnya,” terangnya.

Catur menerangkan insiden kecelakaan dua pengendara motor itu menjadi yang kesekian kalinya. Bahkan belum lama ini, lokasi yang sama juga merenggut korban jiwa pemotor yang kecelakaan gara-gara menghindari lubang besar di tengah jalan.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, 2 Warga Kedawung dan Ngrampal Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Total Sudah 71 Warga Meninggal Dunia

“Rabu kemarin ada yang meninggal kecelakaan di situ, lalu Jumatnya juga ada. Baru sehari ini sudah ada lagi. Sudah sering kecelakaan lokasi itu karena kondisi jalannya memang rusak parah. Lubangnya besar-besar sampai 10 sentimeter. Kasihan pengendara, harapan kami agar pemerintah segera memperbaiki karena sudah bertahun-tahun rusak parah,'” tukasnya.

Sekretaris Desa Jirapan, Suwarmin membenarkan jika kondisi jalan itu memang rusak parah. Ruas jalan Jirapan itu masuk jalur Grompol-Jambangan dan merupakan jalan kabupaten.

“Sudah lama rusaknya Pak. Rusak parah,” tukasnya. Wardoyo