JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kerabat Suspek Meninggal asal Plupuh Sragen Tegaskan Hasil Swab dari RS Menunjukkan Negatif Covid-19. Sekda Tegaskan Suspek Belum Tentu Positif, Warga Diminta Tak Resah Atau Menjauhi!

Hasil swab pasien HK asal Plupuh dari pihak RSUD Moewardi Solo yang ditunjukkan oleh keluarga, dan menunjukkan negatif covid-19. Foto/Wardoyo
Hasil swab pasien HK asal Plupuh dari pihak RSUD Moewardi Solo yang ditunjukkan oleh keluarga, dan menunjukkan negatif covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keluarga pasien dalam pengawasan (PDP) atau suspek covid-19 berinisial HK (51) asal Manyarejo, Plupuh yang meninggal Jumat (31/7/2020) lalu, menyampaikan klarifikasi bahwa hasil swab almarhum adalah negatif covid-19.

Kerabat juga menegaskan bahwa almarhum meninggal akibat penyakit paru-paru. Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Sragen, Inggus Subaryoto mewakili kerabat almarhum kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (5/8/2020).

Legislator asal Demokrat itu menyampaikan bahwa mencuatnya berita HK meninggal suspek covid-19 sempat menimbulkan kesalahpahaman di kalangan warga.

Warga mengira bahwa HK meninggal positif sehingga enggan mendekat. Padahal hasil swab yang dikeluarkan pihak RSUD Moewardi Solo, tempat HK dirawat, sudah menyatakan bahwa HK negatif covid-19.

Baca Juga :  Tambah Satu Kakek 80 Tahun Positif dan 3 Meninggal Dunia, Angka Kasus Covid-19 Sragen Melaju di Angka 467. Total Sudah 65 Warga Meninggal Dunia

“Makanya dengan ini kami sampaikan mewakili kerabat almarhum bahwa HK negatif covid-19. Dari hasil swab pihak RSUD Moewardi menyatakan memang negatif covid-19. Meninggalnya karena penyakit paru-paru,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (5/8/2020).

Inggus menguraikan, pihak kerabat perlu menyampaikan hal itu agar warga bisa memahami dan tidak menstigma lain.

Sebelumnya diberitakan data yang dirilis gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, bahwa pada Jumat (31/7/2020) ada penambahan dua suspek covid-19 yang meninggal dunia.

Keduanya masing-masing berinisial HK, warga Desa Manyarejo, Plupuh. Almarhum meninggal saat menjalani perawatan di RS Dr Moewardi Solo.

Sedangkan satunya adalah pasien berinisial Ny. S. Suspek asal Kalijambe itu meninggal saat menjalani perawatan di RS PKU Muhamamadiyah Solo.

Baca Juga :  Tambah 4 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Menanjak Jadi 456. Tiga Pasien Dirawat di Rumah Sakit Solo, 684 Kontak Erat dan Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto menegaskan bahwa status suspek belum tentu positif covid-19.

Menurutnya, suspek adalah pasien yang ditemukan ada gejala-gejala klinis hampir sama atau mengarah dengan gejala covid-19.

“Jadi suspek itu belum tentu positif. Kalau kemudian hasil swabnya sudah negatif, ya berarti pasien itu negatif covid-19. Yang perlu dipahami, warga tidak perlu resah atau ketakutan bahkan sampai menjauhi. Tapi yang perlu dilakukan adalah apabila ada yang suspek, dia hanya perlu isolasi mandiri saja. Nggak perlu resah,” tandasnya. Wardoyo