JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

KKN Unisri, dari Gelar Open Donasi Hingga Pemeriksaan Jentik Nyamuk

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Literasi digital dan manajemen wirausaha menjadi pilihan bagi mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta grup 17, Nabella Rizky Wikharisma untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat.

Wikharisma yang juga owner Pinkybell Store dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti S.E., M.Si, membekali remaja desa Wonorejo, literasi digital dan manajemen wirausaha.

Kegiatan yang dilakukan meliputi pendampingan online marketing, digital branding dan pengelolaan keuangan bisnis.

“Di tengah pandemi Covid-19 ada ancaman sekaligus peluang. Bagi pemasar, tentunya harus dapat menangkap peluang, maka saya ingin berbagi ilmu dan memberikan pendampingan secara langsung kepada para remaja Desa Wonorejo yang ingin belajar dan menjalankan bisnis online shop dengan menerapkan strategi yang tepat, ” jelasnya.

Selain literasi digital, Nabella Rizky Wikharisma juga melakukan kegiatan sosial open donasi. Kegiatan fundraising ini akan disalurkan ke Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Al-Ikhlas.

Baca Juga :  UMS Kirim Tiga Tim Robotic dalam Kontes Robot Indonesia. Digelar secara Online, Tampilkan Robot Penyemprot Disinfektan dan Robot Tari Enggang

Sedangkan peserta KKN Grup 08, Siti Nur Afifah, melaksanakan KKN di tempat domisilinya desa Sambirejo, Duyungan Sragen. Mahasiswa FKIP ini membantu menyelengarakan pemeriksaan jentik nyamuk bersama ibu-ibu PKK.

‘’Salah satu tujuan diadakan pengecekan jentik nyamuk adalah agar warga terhindar dari bahaya nyamuk aedes aegypti dan menjadikan desa terbebas dari sarang nyamuk, ” ungkapnya.

Di tempat lain peserta KKN grup 11 menyelenggarakan sosialisasi kesadaran hukum untuk generasi milenial pada Karang Taruna dukuh Tumpangsari, desa Kapungan, Polanharjo, Klaten, materi disampaikan mahasiswa Fakultas Hukum, Zulfi Rahman dan Hendra Wijaya, dengan DPL Drs. Sumaryanto, MM.

“Sosialisasi hukum ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan kesadaran hukum kepada generasi milenial melalui karang taruna Dukuh Tumpangsari, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Zulfi Rahman dan Hendra Wijaya, memaparkan materi yang disampaikan meliputi tindak pidana pencurian, perampokan, bantuan hukum gratis, tata cara melaporkan tindak pidana kepada kepolisian dan tentang batas usia minimal perkawinan.

Baca Juga :  Beberapa SMKN di Yogyakarta Mulai Pembelajaran Tatp Muka Terbatas

Kegiatan KKN Unisri juga mengedukasi warga masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman obat keluarga (toga) dan menanam sayuran di polybag.

Kegiatan dilakukan oleh Anggi Wahyu Pratama dari Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, dari KKN grup 34 dengan DPL Dr. Sri Handayani, S. Pd, M.Hum, di desa Gabus Wetan RT06, Ngrampal, Sragen.

Kegiatan dilakukan untuk mengedukasi masyarakat sekitar, khususnya Ibu-Ibu untuk menaman tanaman obat keluarga seperti tanaman sereh, jahe, lengkuas, kunyit dan menanam sayur menggunakan media polybag

” Tanaman obat keluarga (toga) atau dikenal dengan apotik hidup ini mempunyai banyak sekali manfaat, bisa digunakan sebagai obat tradisional mencegah atau mengobati berbagai penyakit, serta dapat memperkuat sistem imun tubuh. Tanaman obat tidak mempunyai efek samping bagi tubuh bila di konsumsi, tanaman obat juga dapat digunakan sebagai bumbu pelengkap masakan,” paparnya. suhamdani