JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Masih Bertambah, Total Warga Solo Positif Covid-19 345 Orang, Kasus Baru Didominasi Suspek

Ilustrasi positif corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sampai saat ini, jumlah pasien positif covid-19 di Solo masih terus bertambah. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo menyebutkan penambahan pasien positif baru didominasi dari pasien suspek.

Hal ini menjadi perhatian tersendiri karena mayoritas dari pasien tersebut masuk kategori risiko tinggi (risti). Menurut Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang bermula dari pasien suspek memiliki kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan pasien yang diketahui terpapar covid-19 dari hasil tracing.

“Karena awalnya mereka sudah dirawat. Terlebih rata-rata usianya sudah lanjut, diatas 50 tahun. Kalaupun masih muda pastinya ada komorbid atau penyakit penyerta dan kondisinya sakit, karena dirawat di rumah sakit sebelum diketahui positif Covid-19. Dan pasien covid yang meninggal kan selama ini awalnya suspek juga,” paparnya, Kamis (20/8/2020).

Baca Juga :  BKKBN RI Ganjar Solo Manggala Karya Kencana

Sementara itu, data per Kamis (20/8/2020), terdapat tiga tambahan pasien baru dimana mereka merupakan pasien suspek yang naik kelas dengan usia 60 tahun, 50 tahun dan 40 tahun dan merupakan warga Kelurahan Sumber dan Nusukan, Kecamatan Banjarsari serta satu dari Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan.

Baca Juga :  Terkait Kasus Penyerangan Anggota PSHT di Mojosongo, Polisi Bentuk Tim Khusus

“Hari ini tambah tiga, sebelumnya juga nambah tiga. Jadinya total 345 orang tapi yang rawat inap tinggal 15 orang, kemudian karantina mandirinya ada 23 orang. Sisanya sembuh ada 293 orang dan yang meninggal masih 14 orang,” imbuh Ahyani.

Di sisi lain, Sementara itu, jumlah pasien suspek kumulatif mencapai 1.068 orang. Dengan rincian 1.008 orang sembuh, enam orang menjalani rawat inap, lima orang isolasi mandiri dan 49 suspek meninggal dunia. Prihatsari