JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Remaja 19 Tahun Tewas dengan Sejumlah Luka Bacokan

Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi / joglosemarnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sial benar nasib remaja berusia 19 tahun berinisial EM ini. Dia tewas akibat dipukul dan dibacok dengan celurit oleh sejumlah orang.

Korban pun tewas dengan sejumlah luka bacok yang cukup parah, antara lain di pangkal paha sebelah kanan.

Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Budi Mulia, Gang B4 RT 11/RW 07, Pademangan, Jakarta Utara pada Sabtu (1/8/2020) petang.

“Korban mengalami luka bacok di pangkal paha sebelah kanan,” ujar Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2020).

Baca Juga :  Korban Pemerasan dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta Tak Kunjung Buat Laporan, Polisi akan Jemput Bola ke Bali: Supaya Terang Benderang

Dalam kasus itu, polisi telah menangkap delapan orang tersangka. Setengah dari jumlah tersangka merupakan anak di bawa umur. Mereka adalah OA (18), CAN (18), ES (18), W (30), FR (17), AL (17), MLD (17), dan N (14).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat 3 dan 358 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

“Dua pelaku lain masih dalam pencarian,” kata Budhi.

Budhi menjelaskan, peristiwa pembacokan ini bermula saat korban bersama tiga temannya datang ke lokasi untuk bertemu dengan tersangka MLD.

Baca Juga :  Video Hujan Es Disertai Angin Kencang Landa Kota Bogor, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Korban datang ke lokasi yang berada di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pademangan itu untuk menyelesaikan masalah atau berdamai.

“Sebelumnya mereka sempat berkelahi,” kata Budhi.

Namun menurut Budhi, MLD dan teman-temannya yang ada di lokasi justru melakukan pengeroyokan terhadap kelompok korban.

Dalam pengeroyokan itu, korban EM terkena sabetan celurit. Korban sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

www.tempo.co