JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tahanan Tewas dengan Wajah Terbungkus Plastik, Diduga Dianiaya Petugas

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Seorang tahanan tewas di penjara Markas Kepolisian Resor Barelang, Kepulauan Riau, dalam kondisi wajah dibungkus dengan plastik dan lakban.

Pihak keluarga menduga, korban meninggal lantaran dianiaya petugas. Hal tersebut ramai disorot usai pihak keluarga membuat pernyataan dan diunggah oleh akun Twitter @apasihkopat.

Dalam cuitan, keluarga menuding penyebab meninggalnya tahanan Hendri Alfred Bakarie karena dianiaya.

Pihak keluarga tahanan juga menunjukkan sejumlah bukti pada tubuh jenazah yang diduga mengalami penganiayaan. Sedangkan wajah jenazah dibungkus menggunakan plastik dan lakban.

Baca Juga :  Dua Pertiga Pengurus Wilayah dan Cabang Setuju, PBNU Putuskan Muktamar Ke-34 Diundur hingga Akhir Tahun 2021

Kepolisian Resor Barelang Komisaris Besar Purwadi Wahyu Anggoro enggan berkomentar banyak atas tudingan keluarga korban.

“Saya tidak mau berpolemik dulu. Kami serahkan ke dokter ahli yang bisa simpulkan,” kata Purwadi melalui keterangan tertulis Selasa (11/8/ 2020).

Dalam utasan tersebut, diceritakan jika Hendri Alfred dijemput polisi pada 6 Agustus 2020. Menurut keluarga, saat itu polisi tak menunjukkan surat penahanan.

Selang dua hari, pada 8 Agustus, pihak keluarga baru diizinkan menjenguk Hendri Alfred.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Beri Rp 1 Juta Per RW Untuk Tangani Covid-19

“Di saat itulah dikabarkan bahwa oom saya sudah meninggal dunia. Di serahkan surat kematian oom saya, disitu oom saya meninggal sekitar pukul 07.13 WIB. Dan disitu tante saya sudah merasa janggal karena pada awalnya berita yang diterima adalah untuk menjenguk dan keluarga mengetahui nya baru siang hari,” cuit akun tersebut.

Keluarga kemudian beranjak menuju Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Di situ, jenazah sudah terbungkus dengan plastik dan menemukan memar di sekujur tubuh.

www.tempo.co