JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh Gusti, 4 Karaoke Cafe Lethong Sragen Ternyata Diam-Diam Nekat Bangkit Buka Lagi. Jumlahnya Malah Tambah Banyak, Padahal Sudah Divonis Ilegal dan Ditutup!

Penampakan deretan kios di kompleks cafe lethong Nglangon Sragen tampak lengang dan tutup pada siang hari. Namun belakangan lokasi itu kembali berubah jadi karaoke jika malam hari. Foto kolase/Wardoyo
Penampakan deretan kios di kompleks cafe lethong Nglangon Sragen tampak lengang dan tutup pada siang hari. Namun belakangan lokasi itu kembali berubah jadi karaoke jika malam hari. Foto kolase/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Meski dinyatakan ilegal dan sudah ditutup melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring), operasional empat karaoke cafe lethong Sragen ternyata tak juga berhenti.

Diam-diam, empat tempat karaoke yang berlokasi di kios kompleks pasar hewan Nglangon, Karang Tengah, Sragen itu kini tetap nekat beroperasi kembali.

Kabar beroperasinya cafe lethong itu diungkapkan oleh warga di sekitar Nglangon. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , mereka mengungkapkan bahwa operasional lokasi karaoke plus-plus di cafe lethong sudah beroperasi kembali seperti semula.

“Hanya tutup beberapa hari setelah pemiliknya sidang tipiring itu. Setelah itu, seminggu kemudian sudah dibuka lagi. Nggak tahu kok ya nekat masih buka, padahal sudah dinyatakan ditutup,” ujar Agung, salah satu warga Sragen Kota kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (11/8/2020).

Baca Juga :  Rumah Aipda Joko di Sragen Mulai Didatangi Pelayat. Warga Gelar Doa Selama 7 Hari

Ia menuturkan dari pengamatannya empat karaoke itu kini mulai dibuka di atas jam 01.00 WIB dinihari sampai agak pagi. Hal itu diduga sengaja dilakukan untuk menghindari pantauan aparat berwenang.

Bahkan, jumlah karaoke yang beroperasi di kompleks cafe lethong itu tidak hanya empat yang sempat divonis ilegal akhir bulan lalu.

Baca Juga :  Peringati HUT ke-15, KWS Gelar Baksos Sembako Murah Hingga Pengobatan Gratis. Ratusan Warga Antusias

Akan tetapi ada kios di kompleks itu yang tenyata juga dioperasikan sebagai karaoke.

“Ternyata nggak hanya empat, ada lagi kios di situ yang buka karaoke juga. Makanya kami berharap harus ada tindakan tegas mungkin lebih baik dibongkar saja. Karena kalau dibiarkan hanya ditutup lewat lisan tapi masih ada bangunannya, ya nanti pasti akan buka kucing-kucingan begini. Sepertinya memang nggak ada kapoknya,” timpal WID, salah satu tokoh di Karang Tengah.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com