JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meroket, Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah 5 Orang Jadi 181 Positif. 142 Positif Sembuh, 33 Masih Dirawat, 43 Meninggal Dunia

Situasi covid-19 Karanganyar hingga Jumat (7/8/2020). Foto/Wardoyo
Situasi covid-19 Karanganyar hingga Jumat (7/8/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Kabupaten Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan.

Hingga Jumat (7/8/2020) malam ini, jumlah kasus positif di Bumi Intanpari kembali tambah lima orang dari hari sebelumnya.

Sementara, jumlah warga yang meninggal terkait covid-19 baik yang berstatus probable, suspek maupun positif sudah mencapai 43 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Jumat (7/8/2020) malam ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 181 atau bertambah lima orang dari sehari sebelumnya.

Baca Juga :  Awas, Muncul Kasus Baru Covid-19 dari Klaster Keluarga di Beberapa Kecamatan di Sragen dan Makin Ganas. Di Mondokan Satu Orang Tulari 7 Orang Dekatnya, di Masaran 1 Warga Positif Tulari 9 Orang

Dari jumlah itu, 33 orang masih dirawat, 142 sembuh dan 6 meninggal dunia. Sehari kemarin ada tambahan lima orang positif yang berhasil sembuh.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19, total mencapai 1.598 orang. Dari angka itu, 1524 pasien dinyatakan selesai pantauan, 38 orang masih dirawat dan 36 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total tercatat mencapai 43 orang. Rinciannya 6 warga meninggal dengan status positif covid-19, 36 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan satu warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Satu PNS Bappeda Sragen Positif Terpapar Covid-19, Semua Pegawai Satu Ruangan Pagi Ini Langsung Diswab Semua. Kepala Bappeda Pastikan Layanan Tetap Jalan!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo