JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

ABG 15 Tahun Dipaksa Masuk Kamar dan Digilir 2 Pemuda di Rumah Sepi. Pelaku Mengaku Tak Bisa Tahan Nafsu Gegara Sering Nonton Film Panas Jepang

Kapolres Kebumen saat menginterogasi tersangka pelaku pencabulan. Foto/Humas Polda
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gara-gara kecanduan nonton film dewasa, dua warga Kecamatan Padureso, Kebumen nekat menyetubuhi temannya yang masih di bawah umur.

Persetubuhan diduga dilakukan oleh NA dan JA kepada Bunga (15) warga Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen.

Bunga digilir oleh dua temannya di rumah orang tua tersangka NA pada hari Sabtu (12/9/2020) sekitar pukul 18.00 WIB saat sepi.

“Awalnya korban diajak bermain ke rumah salah satu tersangka. Selanjutnya korban dipaksa masuk ke kamar,” jelas AKBP Rudy dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Gangguan Kamtibmas Meningkat, Kapolda Jateng Sebut 6 Poin Penting Yang Wajib Dipahami Semua Jajaran. Salah Satunya Tak Boleh Mudah Terpancing Emosi!

Dari pengakuan tersangka NA, ia tertarik dengan korban karena tidak bisa menahan hasratnya akibat sering menonton film dewasa.

“Iya Pak, saya sering nonton film dewasa. Saya sering nonton film dewasa Jepang,” ungkap tersangka NA sambil mengangguk mengiyakan.

Aksi persetubuhan itu terbongkar setelah orang tua curiga, putrinya tidak kunjung pulang saat berpamitan nonton kesenian Ebeg.

Saat sampai di rumah, anaknya bercerita telah dilecehkan oleh para tersangka. Selanjutnya orang tua korban melaporkan ke Polres Kebumen.

Dari laporan itu, pada hari Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 15.00 Wib, tersangka berhasil ditangkap di Jembatan Pejengkolan Kecamatan Poncowarno.

Baca Juga :  Gadis 16 Tahun Dicekoki Miras, Saat Mabuk Dirudapaksa di Rumah Kosong, Sempat Melawan tapi Dibekap

Tersangka dijerat dengan P 81 UU RI No. 17 Th 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Th 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, diancam hukuman paling singkat 5 tahun maksimal 15 tahun penjara.

Maraknya kasus persetubuhan di bawah umur di Kabupaten Kebumen, AKBP Rudy berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mengawasi pergaulan anak-anaknya. Edward