JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kuota Elpiji 3 Kg di Jepara Diusulkan Naik

Gas lgp kemasan 3 Kg atau lebih dikenal dengan sebutan gas melon, Prihatsari

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Tren peningkatan konsumsi LPG bersubsidi tabung tiga kilogram, hampir merata di semua daerah. Termasuk di Kabupaten Jepara yang telah mendapat alokasi 9.494.667 tabung pada tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Bagian Perekonomian Setda mencatat, hingga Juli kemarin realisasi distribusi LPG PSO mencapai 6.001.720 tabung. Sedangkan perkiraan atau estimasi total realisasi, pada bulan selanjutnya sampai akhir tahun sebanyak 4.572.950 tabung.

Dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Achid Setiawan Candraningrat, data tersebut selanjutnya jadi salah satu acuan Pemkab Jepara, dalam mengajukan alokasi penambahan kuota LPG tabung melon tahun 2021. Demikian disampaikannya usai mengikuti rakor virtual bersama Dinas ESDM Provinsi Jateng, dari Ruang Kerja Bupati Jepara Dian Kristiandi, belum lama ini.

Baca Juga :  Wali Kota Salatiga Yuliyanto Dorong Kampung Wisata Candi 2020 Jadi Destinasi Unggulan

“Kita sinkronisasikan dulu dengan Provinsi, mana saja dari usulan kita yang nantinya bisa masuk. Selanjutnya kita laporkan ke Pak Bupati,” tutur dia.

Dalam naskah (draft) rancangan awal, kuota LPG PSO tahun depan yang diusulkan Pemkab Jepara sekitar 13 juta tabung. Pengajuan tersebut di antaranya berdasarkan kebutuhan 168.021 KK Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan lebih dari 40 ribu UMKM. Dengan rasio konsumsi per KK 4 tabung, dan satu sektor UMKM 10 tabung tiap bulannya.

Baca Juga :  Marak Aksi Balap Lari Liar, Ganjar: Tak Kei Lapangan Mlayuo Sing Banter Le

Turut diusulkan juga dalam rancangan awal tersebut, yakni Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar sebesar 41.564 kiloliter. Serta, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) sebesar 53.375 kiloliter.

“Usulan ini menunjuk surat Pak Gubernur Nomor 540/0011331 tertanggal 25 Agustus 2020. Perihal Usulan Kebutuhan BBM dan LPG Bersubsidi Tahun 2021,” kata Achid.

Di sisi lain, Kasubbag Sumber Daya Alam Bagian Perekonomian Setda Jepara, Heru Sutamaji, menegaskan bahwa Pemkab Jepara akan terus melakukan upaya-upaya pengawasan terhadap distribusi LPG dan BBM bersubsidi.

“Kami akan terus melakukan upaya-upaya pengawasan terhadap distribusi LPG dan BBM bersubsidi,” imbuh dia. Satria Utama