JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Selasa, Provinsi DIY Nambah 49 Kasus Baru Positif Covid-19

Ilustrasi kenaikan covid-19. pixabay
madu borneo
madu borneo
madu borneo

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Provinsi DIY mencatatkan tambahan 49 kasus baru positif Covid-19 pada Selasa (29/9/2020).

Dari jumlah tersebut, 41 di antaranya diperoleh dari skrining pendidikan salah satu lembaga yang ada di Sleman.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menjelaskan, pihaknya beserta Dinas Kesehatan kabupaten/daerah giat melakukan skrining.

Mulai untuk lingkungan pemerintahan, perusahaan, pendidikan, dan sebagainya.

“Sudah dilakukan di beberapa tempat. Kriterianya yang sudah operasional dan memiliki potensi risiko,” jelas Berty, Selasa (29/9/2020).

Berty menegaskan bahwa skrining yang dilakukan bukan lantaran pihaknya mendeteksi adanya kasus positif Covid-19 di lingkungan tersebut.

“Kalau yang namanya skrining nggih bukan tracing, hal yang lain. Nah lanjutan dari skrining ini, karena ditemukan positif maka dilanjutkan tracing. Menelusuri kontak eratnya,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasubag Humas dan Protokoler Pemkab Sleman, Savitri Nurmala Dewi, membenarkan hal tersebut.

“Dari para siswa mohon doanya agar semua segera sembuh kembali,” ucapnya.

Baca Juga :  Ruas Selokan Mataram di Yogya Amblas, Air Meluap Menggenangi Areal Persawahan

Berty menjelaskan, saat ini total positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 2.607 kasus.

Kasus baru tercatat sebagai kasus 2.564-2.612.

Untuk distribusi kasus berdasarkan domisili adalah Kabupaten Bantul 3 kasus dan Kabupaten Sleman 46 kasus.

Selanjutnya, distribusi kasus berdasarkan riwayat penularannya adalah :

– Tracing kontak 1 kasus
– Skrining lembaga pendidikan 41 kasus
– Skrining karyawan 1 kasus
– Skrining pasien 1 kasus, dan
– Masih dalam penelusuran 5 kasus.

“Laporan jumlah kasus meninggal sebanyak 2 kasus sehingga total kasus meninggal menjadi sebanyak 67 kasus,” ungkapnya.

Kedua kasus meninggal tersebut adalah kasus 2.498 laki-laki usia 65 tahun warga Kota Yogyakarta dan kasus 2.566 laki-laki usia 53 tahun warga Bantul.

“Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 59 kasus sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 1.856 kasus,” ungkap Berry.

Berdasarkan distribusi kasus sembuh berdasarkan domisili yakni :

– Kota Yogyakarta 21 kasus,
– Kabupaten Bantul 11 kasus,
– Kabupaten Kulonprogo 4 kasus,
– Kabupaten Gunungkidul 1 kasus, dan
– Kabupaten Sleman 22 Kasus.

Baca Juga :  Bahas Digitalisasi Aksara Jawa, Menkominfo Temui Sri sultan HB X

Jumlah sampel yang diperiksa pada 29 September 2020 sebanyak 702 sampel dari 664 orang yang diperiksa.

Selanjutnya untuk jumlah total sampel yang diperiksa sampai dengan 29 September 2020 yakni 71.601 sampel dari 57.797 orang.

Mengenai penggunaan tempat tidur di 27 rumah sakit rujukan Covid-19 DIY pada 29 September 2020 yakni tempat tidur critical tersisa 24 bed (ketersediaan 48 bed, terisi 24 bed) dan tempat tidur non critical tersisa 212 bed (ketersediaan 404 bed, terisi 192 bed).

Data dari Dinas Kesehatan DIY secara umum per 29 September 2020 bahwa jumlah total suspek di DIY adalah 12.704 orang.

Untuk kasus konfirm tercatat sebanyak 2.607 orang, pasien sembuh 1.856 orang, pasien meninggal konfirm 67 orang.

Sementara untuk kasus aktif tercatat 684 orang, case recovery rate (tingkat kesembuhan) 71,19 persen, dan case fatality rate (tingkat kematian) 2,57 persen.

www.tribunnews.com