JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bertambah 8 Kasus Baru, Satu Diantaranya Disumbang Klaster Gandekan, Total Positif Covid-19 di Solo Jadi 965

Ilustrasi positif corona. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ekor klaster Covid-19 di Kelurahan Gandekan bertambah panjang, setelah hasil swab dari tracing lapis keempat yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) menyatakan satu lagi warga terkonfirmasi positif Covid-19. Satu warga tersebut masuk merupakan satu dari delapan kasus baru yang dinotifikasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Solo pada Senin (19/10/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, delapan kasus baru tersebut masing-masing berasal dari Kelurahan Nusukan, Joyosuran, Pucangsawit, Mojosongo, Gandekan masing-masing satu orang, kemudian tiga orang sisanya dari Kelurahan Jebres.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Solo Capai 2.123, Wali Kota Rudy: Penyebarannya sudah di Taraf Klaster Keluarga, Jogo Tonggo harus Maksimal Fungsinya

“Yang Gandekan ini hasil tracing lapis keempat dari kasus pertama. Jadi pertama kan satu ditracing tambah tiga yang positif, kemudian tracing lagi tambah enam dan tracing terakhir kemarin tambah satu. Ya setelah ini kita tracing lagi sampai tidak ada yang hasilnya positif,” ujarnya.

Sedangkan dari asal kasus, uji swab mandiri sebanyak empat orang, seorang pasien suspek yang naik kelas, kemudian tiga orang dari tracing kontak tiga induk kasus

Baca Juga :  Pasar Gede Jadi Contoh Penanganan Covid-19 di Kalangan Pedagang, Tetap Buka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Sementara itu, dengan penambahan delapan kasus baru, kumulatif positif Covid-19 di Kota Solo menjadi 965. Dengan rincian, 196 orang isolasi mandiri, 58 orang rawat inap, 675 orang sembuh, dan 36 orang meninggal dunia.

“Yang meninggal tambah lagi hari ini, satu orang dari Kelurahan Pucang Sawit. Jadinya yang meninggal 36 orang. Perempuan usia 56 tahun,” ujarnya. Prihatsari