JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ditangkap, Penghina Moeldoko dan Pelaku Ujaran Kebencian Dijadikan Tersangka

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (13/1/2020) / tempo.co
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kepolisian RI telah menetapkan Muhammad Basmi, pelaku yang diduga menghina Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, sebagai tersangka.

Ia disangka melanggar Pasal 28 Ayat (2) UU ITE, dan atau penghinaan sesuai Pasal 207 KUHP terkait dugaan ujaran kebencian berbau SARA.

Sebelumnya, Basmi ditangkap di daerah Koja, Jakarta Utara, pada Minggu (18/10/ 2020).

“Jadi yang bersangkutan dilakukan pemeriksaan dan sudah 1×24 dilakukan penahanan,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono melalui konferensi pers daring, Senin (19/10/2020).

Baca Juga :  Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK!

Awi mengatakan, Basmi ditangkap karena melakukan ujaran kebencian. Alhasil, ia pun menampik jika polisi menangkap dan menahan Basmi lantaran alasan dugaan menghina Moeldoko semata.

“Kami bukan fokus di kasus Pak Moeldokonya. Tapi yang bersangkutan ditangkap terkait dengan ujaran kebencian,” ujar Awi.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Sebut Kedatangan Rizieq Shihab Bikin Upaya Perangi Corona Berbiaya Mahal Sia-sia

Penangkapan terhadap Basmi berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/A/590/X/2020/BARESKRIM, tertanggal 17 Oktober 2020. Awi menyebut bahwa pihaknya masih mendalami motif Basmi yang mengaku ingin memperbaiki bangsa Indonesia dan menuangkan ide-ide pikirannya ke media sosial.

Dari Basmi, Polri menyita barang bukti di antaranya satu unit telepon genggam beserta sim card, dan akun Facebook.

www.tempo.co