JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hilang 3 Hari, Tukang Pijat asal Cemeng Sragen Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kuburan. Diduga Pemicunya Karena Ini!

Petugas PMI dan relawan saat mengevakuasi jasad Mbah Rebo, asal Cemeng Sambungmacan yang bunuh diri nggantung di dekat kuburan, Jumat (23/10/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen digegerkan dengan penemuan mayat gantung diri di kuburan.

Mayat bernama Sukar Kasto Bisono alias Mbah Rebo Wiro Semito (64) itu ditemukan gantung diri di perengan dekat kuburan di dukuh setempat, Jumat (23/10/2020).

Kakek yang berprofesi sebagai tukang pijat asal Dukuh Kedungbagong RT 14, Cemeng itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Jasadnya sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat karena diperkirakan sudah tiga hari meninggal.

Baca Juga :  Bertambah Lagi, Satu Warga Bumiaji Gondang Kembali Dilaporkan Meninggal Dunia Hari Ini. Berinisial N, Sempat Dirawat di RSUD Sragen

“Almarhum menggantung pakai tali senar. Hilangnya sudah sejak tiga hari lalu, baru ditemukan hari ini. Sehingga kondisinya sudah agak berbau,” papar Kades Cemeng, Widayat, Jumat (23/10/2020).

Widayat menguraikan korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. Karena kondisinya sudah menyengat, jenazah almarhum kemudian langsung dievakuasi oleh petugas PMI ke RSUD Sragen.

Baca Juga :  Korban Meninggal di Sragen Terus Berjatuhan, 2 Warga Sambirejo dan Masaran Kembali Tak Terselamatkan. Total Sudah 107 Warga Meninggal

Lebih lanjut, dijelaskan, almarhum selama ini tinggal bersama anak dan istrinya. Faktor penyakit menahun yang diderita korban dan tak kunjung sembuh, menjadi pemicu korban nekat memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya di gantungan.

Terpisah, Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno mengatakan setelah menerima laporan, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum,” tandasnya. Wardoyo