JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Meski Demo Tolak UU Cipta Kerja Sempat Ricuh, Namun Tak Sampai Ada Gas Air Mata

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau lokasi demonstrasi Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2020) petang / tempo.co
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

975063 720
Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau lokasi demonstrasi Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10/2020) petang / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Meski sempat ricuh, namun demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja Selasa (20/10/2020) berakhir tertib.

Saat itu, sempat ada aksi peluncuran petasan ke polisi dan pembakaran ban menjelang magrib.

Namun massa yang tersisa di sekitar Patung Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat,  dibubarkan tanpa gas air mata.

Massa dibubarkan oleh anggota TNI. Mereka menyisir massa sekitar pukul 17.50 WIB. Tak ada perlawanan dari massa terhadap anggota TNI.

“Jadi tindakan yang disampaikan oleh TNI-Polri diterima oleh masyarakat. Tidak ada gas air mata, tidak ada tindakan kekerasan,” ujar Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020) petang.

Baca Juga :  Ini Sosok Mayjend Dudung Abdurachman Yang Perintahkan Copot Baliho Rizieq Shihab

Selain membubarkan massa, Dudung mengatakan bahwa TNI juga mengawal sekitar 30 orang pendemo untuk meninggalkan lokasi.

“Kita antar pulang mereka ke tujuan masing-masing, ke rumahnya masing-masing.”

Setelah massa membubarkan diri, petugas PPSU langsung melakukan pembersihan sampah-sampah di lokasi demonstrasi. Perlahan, polisi juga membuka barikade dan kawat berduri yang sebelumnya dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Rizieq Shihab Jalani Tes Swab Mandiri, FPI Klaim Hasilnya Negatif Covid-19. Pengacara FPI: Bukti Medis Privasi HRS

Dudung beserta Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana melakukan inspeksi di sekitar lokasi demonstrasi.

Mereka berjalan kaki dari Patung Kuda Arjuna Wijaya hingga ke Bundaran Hotel Indonesia.

Pada hari ini, massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI dan organisasi-organisasi buruh kembali turun ke jalan.

Mereka menuntut pencabutan Omnibuslaw Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI melalui rapat paripurna pada Senin (5/10/2020) lalu.

www.tempo.co