JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meroket, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Karanganyar Hari Ini Capai 677, Jumlah Warga Meninggal Tambah Jadi 126 Orang

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan.

Hingga Selasa (20/10/2020) malam ini, jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 677 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek juga meroket mencapai 2.181 dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Selasa (20/10/2020) malam, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 677.

Baca Juga :  Benang Merah Badai Penyebaran Covid-19 di Kantor DPMPTSP Sragen, Berawal dari Layatan Saudara, Lalu Jadi Petugas Upacara dan Tulari Teman-Teman serta Anak Istrinya. Dua PNS dan Keluarganya Sampai Positif Semua dan Diisolasi Sekeluarga

Dari jumlah kasus itu, 124 orang masih dirawat, 513 sembuh dan 40 meninggal dunia. Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 2.181 pasien.

Dari jumlah itu, 2.052 orang dinyatakan selesai pantauan, 71 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah meroket mencapai 126 orang.

Rinciannya 40 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 28 warga meninggal dalam status probabel. Hari ini, satu warga dengan status probabel kembali dilaporkan meninggal dunia.

Baca Juga :  Nekat Main Maksiat di Masa Pandemi, 13 Warga di 4 Kecamatan Karanganyar Digerebek dan Ditangkap Polisi. Diamankan Uang Rp 4 Juta

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo