JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tertimbun Tanah Longsor, Dua Warga Tewas saat Membangun Pondasi Rumah di Kudus

Petugas gabungan melaksanakan evakuasi dua jenazah pekerja yang tewas akibat tertimbun longsor. Istimewa

KUDUS, JOGLOSEMARNEWS.COM — Peristiwa tanah longsor terjadi di Dukuh Keben, Desa Soco, RT 3, RW 1, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Senin (12/10/2020), pukul 09.00 WIB menimbulkan duka yang mendalam.

Betapa tidak, dua pekerja bangunan yang tengah membangun rumah warga di Desa Soco, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, tewas tertimbun material longsor.
Kepala Desa Soco, Lilik Ekowati, saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tanah longsor yang terjadi di RT003/01 Desa Soco dan ada dua orang pekerja yang tertimbun longsor.

Saat kejadian, katanya, memang ada empat pekerja yang tengah mengerjakan pembangunan pondasi rumah warga di desa setempat. Atas kejadian tersebut, pemilik tanah yang hendak membangun rumah diminta untuk mencari lokasi lain yang lebih aman karena saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga rawan terjadi longsor.

Ainun Naim, salah salah seorang warga Desa Soco mengungkapkan peristiwa tebing longsor yang menimpa dua pekerja bangunan tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 10.30 WIB.

Baca Juga :  Cegah Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Grab Luncurkan Layanan Digital

Peristiwa itu, lanjut dia, berawal ketika dua korban bersama dua temannya bekerja membangun pondasi terasering rumah warga desa setempat.

“Tiba-tiba, tebing setinggi 10 meteran yang lokasinya berdekatan dengan rumah yang hendak dibangun mengalami longsor dan menimpa dua pekerja bangunan yang tidak sempat menyelamatkan diri,” ujarnya.

Kedua pekerja bangunan tersebut, yakni bernama Riyan (19) dan M. Najib (20) sama-sama warga Desa Soco. Sebelum terjadi longsor, pekerja bangunan ada yang merasakan ada getaran dari tebing setinggi 10 meter yang di atasnya juga terdapat bangunan rumah.

Atas peristiwa itu, kemudian dilakukan evakuasi tim BPBD, polisi dan TNI bersama warga setempat serta mendatangkan alat berat berupa loader. Sekitar pukul 11.30 WIB, kedua korban akhirnya berhasil dievakuasi dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad kedua korban, kemudian diserahkan kepada keluarganya masing-masing.

Baca Juga :  Jateng Kembali Raih TPID Award, Berhasil Tekan Inflasi sejak Tahun 2015

Sementara itu, menurut laporan Pusat Pengendali dan Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kudus bencana tersebut memakan dua korban jiwa berusia 19 tahun dan 20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki.

Kronologis kejadiannya, sebelumnya terdapat empat pekerja yang sedang membuat pondasi terasiring.

Sebelum kejadian, salah satu pekerja sempat merasakan adanya getaran tanah dari bagian atas. Selang beberapa saat akhirnya terjadi longsoran tanah dari ketinggian kurang lebih 10 meter.

Pada saat peristiwa tersebut terjadi, dua korban tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material longsoran sedalam dua meter.

Petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Kudus, relawan FRPB, TNI, Polri, PMI bersama masyarakat sekitar berhasil mengevakuasi kedua korban pada pukul 11.30 WIB. Selanjutnya, kedua korban diantarkan ke rumah duka dan dilakukan autops. Satria Utama