JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

2 Tamu Kembali Positif, Klaster Hajatan Berujung Maut di Kalijambe Sragen Tambah Jadi 7 Orang dan 3 Meninggal Dunia. Sebelumnya Ibu dan Anak Juga Positif Usai Rewang

Dari kiri ke kanan. Wajah almarhumah pengantin perempuan saat resepsi pernikahan, proses pemakaman bapaknya dan ibunya yang semua terpapar covid-19. Foto kolase/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Kasus pernikahan berujung maut yang merenggut nyawa pengantin baru berinisial LID (28) dan kedua orangtuanya, SUD (60) serta S (57) akibat positif terpapar Covid-19 di Wonorejo, Kalijambe, Sragen, terus meluas.

Hasil swab terbaru yang keluar Minggu (15/11/2020), ada dua lagi warga yang dinyatakan positif terpapar covid-19. Dua warga itu merupakan tetangga Pak Modin yang hadir bertamu saat hajatan.

“Hari ini tambah dua lagi warga positif dari klaster hajatan Wonorejo. Sehingga total ada tujuh kasus positif dari klaster itu,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto, Minggu (15/11/2020).

Dua warga baru yang positif hari ini berinisial S (59) dan Y (34). Keduanya tinggal di dekat dengan almarhum Pak Modin.

Baca Juga :  Pulang Kondangan Hajatan dari Jakarta, Satu Keluarga Besar di Plupuh Sragen Positif Terpapar Covid-19. Mulai dari Kakek, Anak, Menantu Hingga Semua Cucu Dibedol Untuk Isolasi, Warga Sempat Ketakutan

Keduanya positif setelah terlacak kontak erat dengan almarhum Pak Modin, berinisial SUD (60). Hargiyanto menguraikan dengan tambahan dua positif, maka jumlah total yang positif di klaster hajatan Pak Modin itu total tujuh orang.

Dari 7 orang itu, tiga meninggal dan dua dirawat di RSUD Gemolong. Tiga yang meninggak adalah Pak Modin, SUD, istrinya S (57) dan pengantin perempuan atau anak Pak Modin, LID (28).

Sementara dua yang dirawat adalah seorang ibu dan anak tetangga Pak Modin, berinisial TR (41) dan putranya, HA (7).

Ibu dan anak itu dirawat di RSUD Gemolong dan dinyatakan positif covid-19 pada Selasa (10/11/2020) atau sehari setelah meninggalnya Pak Modin, SUD.

Baca Juga :  Klaster Hajatan Kalijambe Renggut 4 Nyawa, Pemkab Sragen Terbitkan SOP Baru Soal Hajatan. Mulai Hari Ini, Hajatan Harus Ijin Kepolisian, Jamuan Dibawa Pulang, Prasmanan Dilarang!

“Benar. Itu ibu dan anaknya. Mereka tetangga satu RT dengan almarhum Pak Modin dan sempat rewang saar hajatan Pak Modin. Keduanya memang dinyatakan positif dan dirawat di RSUD Gemolong,” papar Kades Wonorejo, Edi Subagyo, dua hari lalu.

Edi menyampaikan TR memang sudah punya riwayat penyakit. Namun untuk anaknya, belum diketahui riwayat sakitnya.

“Kelihatannya sempat demam dan kemudian dibawa ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara, Hargiyanto menambahkan dari 113 warga dan tamu yang hadir di hajatan dan sudah diswab, hasilnya sudah keluar semua. Dari jumlah itu, ada empat yang tertular positif.

“Dari yang diswab, hasilnya sudah keluar semua. Total tambah 4 dan 3 sehingga tujuh orang yang positif,” tandasnya. Wardoyo. Wardoyo