JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

30 Calon Jemaah Haji Binaan Puskesmas Kedawung Sragen Ikuti Kegiatan Rockpot Walking Test di Lapangan Karangpelem. Begini Keseruannya!

Kegiatan rockpot walking test calhaj Kedawung , Sabtu (21/11/2020). Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekitar tiga pulahan Calhaj tahun 2021 Binaan puskesmas Kedawung 2 menjalani tes kebugaran jasmani di lapangan Karangpelem, Sabtu (21/11/2020). Mereka diharuskan melintasi jarak tempuh kurang lebih sejauh 1,5 kilometer sesuai kemampuan masing-masing.

Tes kebugaran diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Kondisi fisik setiap calon haji dicek, seperti tekanan darah dan wawancara mengenai riwayat kesehatan disesuaikan buku kesehatan hasil pemeriksaan kesehatan di puskesmas.

Petugas memberi tanda pita merah bagi calon haji yang memiliki resiko kesehatan baik memiliki penyakit kronis maupun calon haji usia lanjut.

Calon haji yang dinyatakan sehat maupun berusia muda diminta mengikuti tes kebugaran dengan metode Rockport Walking Test. Yaitu melintasi jarak tempuh kurang lebih sejauh 1,5  KM dan dilihat waktu tempuh sesuai kemampuan fisik masing-masing.

“Bagi mereka yang berpita merah, menjalani six minute walk test yaitu dengan mengukur jarak tempuh seseorang dalam waktu 6 menit,” ujar anggota Rockpot, Parjana, Sabtu (21/11/2020).

Baca Juga :  Dengar Bansosnya Diblokir Kalau Belum Vaksin, Nenek-Nenek di Sragen Langsung Nangis Histeris. Bupati Akhirnya Tak Tega

Ia mengatakan kegiatan dilanjutkan kegiatan senam pagi dan lari pagi karena olah raga yang tidak bisa dilaksanakan di malam hari.

Setelah senam, calon haji diminta menjalani six minute walking test. Meski usianya lanjut, namun terlihat berupaya melakukan aksi jalan cepat.

“Sebetulnya enggak berat tesnya, sudah biasa bergerak kakinya. Tadi ada lagi jalan tiba-tiba disuruh berhenti, katanya udah,” ujarnya sambil menghela nafas begitu pula yg lari mengelilingi lapangan.

Kepala Puskesmas Kedawung, Eko Windu Nugroho menyampaikan tes kebugaran jasmani bagi calhaj merupakan program nasional yang digelar oleh daerah.

“Kegiatan ini untuk memastikan kebugaran calhaj karena mayoritas ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik. Tentunya ini dilakukan sesuai kemampuan masing-masing, apakah bisa tidak menyelesaikan sejauh itu dengan berlari, jalan cepat, atau cukup jalan biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Senangnya Ratusan Warga Desa Terpencil di Sragen Dapat Bantuan Ayam dari Peternakan Modern PT BBM. Bayu Berharap Pandemi Segera Berakhir

Parjana tak lupa menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, tim puskesmas Kedawung 2, petugas RSUD Moewardi, RS PKU, petugas Puskesmas Sambungmacan dan semuanya yg telah mendukung kegiatan Rockport. Wardoyo