JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Menang Gugatan Rp 10 Miliar, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Mantabkan Visi Pada Publik. Sebut Tidak Ada Persaingan Antar Rumah Sakit

Pemantanap visi misi RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Foto/Beni
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasca kemenangan di Pengadilan Negeri PN Karanganyar atas gugatan dugaan malpraktik oleh pasiennya, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar langsung menggelar pemantapan visi dan misi kepada publik.

Manajemen RS itu menekankan tentang kontribusi rumah sakit tersebut terhadap masyarakat Karanganyar dan sekitarnya.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, dr Aditiya mengatakan sejak rumah sakit itu berdiri awalnya berperan sebagai pusat penolong kesengsaraan umum.

Namun seiring perkembangan zaman, PKU berkembang pesat menjadi rumah sakit yang berakreditasi sempurna alias kategori paripurna.

“Secara perizinan RS PKU Muhammadiyah  Karanganyar sudah masuk kategori Paripurna sehingga kualitasnya sudah bagus,” paparnya.

Untuk itu pihaknya berharap masyarakat tidak perlu ragu terhadap kualitas RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang terus meningkatkan profesionalisme.

Baca Juga :  Usai Hadiri Hajatan di Solo dan Jakarta, Perangkat Desa Koripan Karanganyar Langsung Positif Terpapar Covid-19. Kini Dirawat di RS Hermina, 16 Warga dan Keluarga Jalani Swab

Bahkan pihaknya terus melakukan pengembangan up date pelayanan berbasis teknologi terkini.

“Saat ini kami sedang perluasan gedung rumah sakit beserta pelayanannya,” ungkap dr Aditia.

Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Karanganyar, Samsuri mengatakan sosialisasi visi misi RS PKU ini dilakukan guna pemantaban persepsi pada publik bahwa RS PKU terus berkembang.

Meskipun beberapa waktu lalu sempat digugat pasien dan hasilnya dimenangkan oleh PKU.

“Secara periodik fungsi lembaga kesehatan perlu melakukan sosialisasi kepada publik seperti yang dilakukan oleh RS PKU Muhammadiyah Karanganyar ini” tandasnya.

Menurut Samsuri, pemantapan visi dan misi agar ke depan semakin baik pelayanan di rumah sakit yang sudah dua kali terakreditasi paripurna itu.

Baca Juga :  Puluhan Nasabah Kospin Syariah Karanganyar Geruduk Kantor Sambil Menangis. Sedih Nasib Tabungan dan Deposito Miliaran Rupiah Kini Tak Bisa Diambil!

Lebih lanjut ditegaskan bahwa tidak ada persaingan antar rumah sakit di Karanganyar, melainkan justru saling melengkapi bidang pelayanan.

“Cara kerja rumah sakit itu bukan seperti lembada dagang bersaing tetapi harus sinergi antar rumah sakit,” ungkapnya.

Diketahui saat ini ada 8 rumah sakit di Karanganyar yang mana dalam kiprahnya bukan bersaing tetapi saling sinergi melengkapi.

Terpisah Dirut RSUD Karanganyar Dr Iwan mewakili Depkes mengatakan, falsafah missi dan visi memang perlu direview dan diperbarui guna menyelaraskan semangat dalam melayani umat. Beni Indra