JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Makin Meroket, Kasus Covid-19 Karanganyar Melejit Jadi 1.467 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Tambah 4 Orang, Total Tembus 204 Orang

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Selasa (1/12/2020) pagi ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 1.467 orang.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Selasa (1/12/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 1.467 orang.

Baca Juga :  Perhatian, Izin Semua Hajatan di Karanganyar Resmi Dilarang Selama PPKM 11-25 Januari. Bupati Yuli: Ini Dahsyat, Jangan Sembrono!

Dari jumlah kasus itu, 347 orang masih dirawat, 1031 sembuh dan 89 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.644 pasien.

Dari jumlah itu, 2504 orang dinyatakan selesai pantauan, 82 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 204 orang atau tambah 4 orang dalam sehari terakhir.

Rinciannya 89 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 57 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Tak Tahan Lihat Pedagang Tanpa Masker, Kepala Dinas Perdagangan Karanganyar Langsung Muntab: Pergi Sana, Tutup Kiosmu, Saya Tunggu Saiki!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo