JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meledak, Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah Jadi 1.516 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Nambah Jadi 207 Orang

Iustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Rabu (2/12/2020) pagi ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 1.516 orang.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Rabu (2/12/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 1.516 orang.

Baca Juga :  Terima SK PNS, 244 CPNS Karanganyar Diancam Langsung Dicoret Jika Ikut Gabung FPI dan Radikalisme!

Dari jumlah kasus itu, 394 orang masih dirawat, 1040 sembuh dan 92 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.691 pasien.

Dari jumlah itu, 2509 orang dinyatakan selesai pantauan, 124 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 207 orang atau tambah 3 orang dalam sehari terakhir.

Rinciannya 92 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 57 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Sehari 8 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Suspek Covid-19. Tersebar di 8 Kecamatan, Berusia Antara 40 hingga 70 Tahun

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo