JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

16 Jam Ditandu dari Puncak Lawu, Rina Pemilik Warung Mas Robert Berhasil Dievakuasi Sampai Bawah. Kondisinya Kritis dan Memprihatinkan, Langsung Dilarikan Puskemas Tawangmangu

Tim relawan saat berjuang menandu Rina dari puncak Lawu, Selasa (5/1/2021). Foto/Relawan

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Setelah menempuh waktu 16 jam melalui jalan setapak licin karena hujan, akhirnya Rina (50) pemilik warung Mas Robert di puncak Gunung Lawu berhasil dievakuasi.

Sesampai di bawah, Rina yang kondisinya drop langsung dilarikan ke Puskesmas Tawangmangu. Ia sudah dua hari sakit di Puncak Lawu.

On Scene Commander (OSC) Basarnas Surakarta, Tri Puji Sugiharto mengatakan meski evakuasi sempat terhambat cuaca hujan dan jalanan licin.

Namun evakuasi tetap berjalan dan datang seperti yang diperkirakan yakni sekitar pukul 15.30 WIB. Artinya tim relawan yang melakukan evakuasi dan mengkondisikan korban agar segera sampai bawah.

Baca Juga :  Jika Pemerintah Nekat Perpanjang PPKM, Pengusaha Hotel di Tawangmangu Ini Siap Rumahkan Karyawan. Tak Kuat Nombok Sejak Libur Panjang Desember 2020

“Bahkan kalau dihitung-hitung waktu kedatangan lebih cepat sekitar 15 menit dari yang diperkirakan,” tandasnya pada JOGLOSEMARNEWS, Selasa (05/01/2021).

Pihaknya memberikan apresiasi mendalam terhadap kecepatan dan kesiagaan para relawan.

Adapun kondisi korban yang sakit hipertensi diketahui cukup kritis karena juga mengalami kedinginan menyusul dua hari ini cuaca di Gunung Lawu cukup ekstrim.

“Hasilnya seperti apa kita belum tahu apakah cukup dirawat di Puskesmas atau dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga :  6 Warga Desa Wukir Sawit Karanganyar Positif Covid-19, Satu Orang Sampai Meninggal Dunia. Warga Sempat Resah dan Ketakutan!

Sebelumnya, sebanyak 50 personel relawan dari berbagai unsur tengah melakukan proses evakuasi terhadap Rina (50) pemilik warung makan “Mas Robert” di puncak Gunung Lawu yang mengalami sakit hipertensi di puncak Lawu sejak Sabtu (02/01/2021) dan baru dievakuasi Selasa (05/01/2021).

Hampir 10 lembaga relawan mengirimkan orang untuk bersatu dalam tim yang dikomandani Basarnas Surakarta. Kesepuluh lembaga itu diantaranya Basarnas, BPBD, MDMC, PMI dan lembaga lainnya. Beni Indra