JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, Bunga Pinjaman KUR di Bawah Rp 50 Juta Bakal Didorong Turun Jadi 3 %. Luluk: Lebih Manfaat Daripada Bantuan-Bantuan Yang Nggak Jelas!

Anggota DPR RI, Luluk Nur Hamidah. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar baik datang untuk kalangan pelaku ekonomi kecil atau UMKM. Pasalnya DPR RI kini tengah mendorong pemerintah untuk menurunkan suku bunga pinjaman program kredit usaha rakyat (KUR).

Bunga KUR yang saat ini dipatok 6 persen pertahun akan diupayakan turun menjadi 3 persen pertahun. Hal itu disampaikan anggota DPR RI asal PKB, Luluk Nur Hamidah, Minggu (3/1/2021).

“Iya sedang kita upayakan agar bunga KUR itu bisa didorong turun jadi 3 persen,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM di sela kunjungan ke P2L Karang Taruna Tunas Mekarjaya Jambanan, Sidoharjo, Sragen.

Baca Juga :  38 Warga Sragen Positif Terpapar dan 1 Meninggal Dunia Hari Ini. Jumlah Kasus Meroket Jadi 4.052, Sembuh 3.499, Meninggal Dunia 240 Orang

Legislator asal Dapil Jateng VI itu menguraikan saat ini suku bunga KUR masih belum seragam. Ada yang 3 persen dan 6 persen.

Pihaknya melalui komisinya di DPR RI, sangat berharap pemerintah bisa menyeragamkan suku bunga KUR menjadi 3 persen semua.

“Kalau nggak bisa 3 persen semua, minimal tengah-tengah lah 4 persen. Khususnya yang kredit untuk sektor pinjaman ultra mikro di bidang pertanian. Utamanya yang pinjaman di bawah Rp 50 juta kan nggak pakai agunan,” terangnya.

Menurutnya penurunan skema bunga itu diyakini akan sangat membantu pelaku usaha mikro dan pertanian.

Baca Juga :  Berikut Daftar 70 Warga Sragen yang Positif dan Meninggal Dunia Hari Ini. Total Kasus Jadi 3.990, Pasien Sembuh 3.379 Orang, Tersebar di Banyak Kecamatan!

Dengan buka yang ringan, juga dinilai akan lebih bisa dimanfaatkan oleh masyarakat daripada sekadar bantuan-bantuan tunai serta gratis yang selama dinilai malah tidak jelas dan tak terkontrol.

“Lebih baik jelas (kemanfaatannya). Karena kan KUR ini didampingi. Dengan bunga yang kecil itu cara lain mendidik rakyat kita. Terutama yang sektor pertanian di bawah Rp 50 juta dan tanpa agunan. Karena mereka benar-benar kelompok kecil dan sangat berhak dapat dukungan pemerintah,” tandas Luluk. Wardoyo