JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Muncul Dugaan, Black Box Sriwijaya Air Tertimbun Puing-puing Pesawat

Serpihan badan pesawat Sriwijaya Air SJ182 ke Terminal JICT 2, di Jakarta, Senin, 11 Januari 2021 / tempo.co

993410 720
Serpihan badan pesawat Sriwijaya Air SJ182 ke Terminal JICT 2, di Jakarta, Senin, 11 Januari 2021 / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Pencarian black box  atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air yang nahas, hingga Senin (11/1/2021) mulai menunjukkan titik terang.

Dalam pencarian tersebut, muncul dugaaan  lokasi  black box Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, tertimbun oleh puing-puing kapal.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut,  Laksamana Yudo Margono.

“Mudah-mudahan black box segera kita temukan dan puing-puing tetap kita angkut  tetap kita naikkan ke permukaan dan dikumpulkan di sana,” kata Yudo di KRI Rigel, yang mencari black box, dalam keterangannya, Senin (11/1/ 2021).

Baca Juga :  Hingga 18 Januari, RS Bhayangkara Polri Terima 308 Kantong Jenazah, 15 Jenazah Diserahkan kepada Keluarga

Ia mengatakan pasukan penyelam telah diterjunkan untuk melihat kondisi. Mulai dari Dinas Penyelamatan Bawah (Dislambair), Kopaska, Taifib, maupun Denjaka.

Totalnya berjumlah 160 orang yang secara bergantian bertugas. Yudo mengatakan selalu ada 88 orang yang terjun untuk mencari black box tersebut.

Pencarian itu akan butuh waktu karena masih banyak puing-puing di situ. Apalagi, kata dia, pencarian Sriwijaya ini baru dua hari dan puing-puing yang ditemukan masih sedikit.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Pengadaan Bansos Covid-19, KPK Periksa Komisaris Perusahaan Rekanan

“Dengan puing-puing ini diambil terus. Mudah-mudahan semua diberikan. Ya mungkin di dalam masih dalam tumpukan,” kata Yudo.

Yudo mengatakan saat ini sektor pencariannya telah menyempit. Tim telah membentuk segitiga di sekitar lokasi untuk memudahkan pencarian.

“Dari hasil multibeam telah dipetakan tinggal satu segitiga di sini yang panjangnya kurang lebih 140 x 100 meter. Ya mudah-mudahan dengan semakin fokus ini kita makanya penyelam fokus di sini,” kata Yudo.

www.tempo.co