JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, TKW asal Tanon Sragen Meninggal Dunia Bunuh Diri di Arab Saudi. Hasil Forensik Dikabarkan Gantung Diri, Keluarga Berharap Jenazah Segera Dipulangkan

Fotokopi paspor Karni binti Parto, TKW asal Tanon, Sragen yang dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kenbali datang dari pahlawan devisa. Seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Karni (57) asal Dukuh Tanon RT 1/1, Desa Tanon, Kecamatan Tanon, Sragen dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi.

Tragisnya, ibu dua anak yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Arab Saudi itu meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.

Karni dikabarkan sudah meninggal pada 29 Januari 2021 lalu. Hingga kini jenazahnya masih berada di rumah sakit di Arab Saudi.

Namun keluarga belum sepenuhnya percaya dan meminta pemerintah segera memulangkan jenazah dan mendesak pengusutan penyebab kematiannya.

Baca Juga :  Pamit Cari Bonsai, Bapak Muda Bablas Gantung Diri di Dekat Goa Selarong Bantul. Sempat Kirim Pesan WA Pamitan, Isinya Bikin Ngilu

Adik kandung almarhumah, Mujiyanto (50) menuturkan keluarga mendapat kabar duka itu Sabtu (6/1/2021) habis magrib.

Berawal dari kakaknya yang ada di Irian Jaya dan mendadak menerima telepon dari KBRI Arab Saudi. Dalam telepon itu, pihak KBRI memberitahukan bahwa TKW atas nama Karni meninggal dunia di Arab Saudi.

“Yang pertama ditelepon kakak saya yang ada Irian, adiknya mbak Karni. Awalnya dapat kabar dari KBRI Arab. Orangnya tanya apa benar ini saudaranya ibu Karni binti Kartono. Setelah dijawab iya, terus nanya alamat lengkap ibu Karni yang ada di Indonesia.
Terus di tanyain lagi sama kakak saya emang ada apa pak kok tanya alamat lengkap kakak saya, langsung dari KBRI menyampaikan Innalillahi Wainnaillaihi Rojiun saya turut berduka cita atas meninggalnya ibu Karni Binti Hartono. Begitu bilangya,” papar Mujiyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (7/2/2021).

Baca Juga :  Libur Tahun Baru Ngalamat Sepi, Bupati Sragen Minta Pengelola Obyek Wisata Tutup Dulu

Mujiyanto menuturkan kakaknya, Karni, bekerja sebagai TKW sudah hampir 16 tahun yakni sejak tahun 2005. Selama itu, ibu dua anak itu belum pernah pulang.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua