JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Banyak Terima Masukan soal Waktu Subuh yang Terlalu Pagi, Muhammadiyah Akhirnya Tetapkan Awal Waktu Subuh Diundur 8 Menit

Ilustrasi fajar. Foto: pixabay.com

JOGLOSEMARNEWS.COM Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi menetapkan awal waktu subuh akan diundur 8 menit dari yang selama ini digunakan. Keputusan tersebut diambil dalam Musyawarah Nasional Tarjih ke-13 Tahun 2020 lalu.

Dalam musyawarah tersebut, para ulama Muhammdiyah berkumpul membahas titik ketinggian matahari saat fajar.

Disampaikan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, alasan diangkatnya persoalan ini lantaran banyak muncul pertanyaan terkait waktu subuh, bukan hanya di Indonesia melainkan juga di berbagai belahan dunia.

“Misalnya di Maroko, sejumlah pemuda dengan sengaja menyantap makanan di bulan Ramadan pada saat azan Subuh berkumandang. Ini sebagai sikap protes bahwa jadwal resmi masih terlalu pagi,” ujar Syamsul, seperti dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, Selasa (16/3/2021).

Baca Juga :  Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Kesadaran Masyarakat Dalam Penerapan Prokes Jadi Kunci Utama Langkah Preventif

Menurut Majelis Tarjih Muhammadiyah penentuan waktu terbitnya fajar ini tidak saja berpengaruh pada waktu pelaksanaan salat Subuh, tapi juga tiga ibadah lainnya, yakni akhir salat Witir, awal ibadah puasa, dan akhir wukuf di Arafah.

Mengenai perubahan waktu salat Subuh, Wakil Ketua Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, Omar Fathurohman, mengatakan bahwa rambu-rambunya sudah di jelaskan dalam Alquran dan Hadist. Namun keberadaan Ilmu Falak juga perlu diperhatikan sebagai pelengkap rambu-rambu untuk memasuki waktu salat.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong SDM Generasi Muda Agar Bertalenta Digital dan Berwirausaha

Contoh yang bisa diambil yakni untuk waktu salat Dzuhur, di mana rambu-rambunya sudah diterangkan dalam Alquran dan Hadist, yakni tiba ketika matahari berpindah dari bumi bagian timur ke bagian barat. Namun kemudian akan muncul pertanyaan mengenai batasan bagian timur dan barat. Di sinilah peranan Ilmu Falak digunakan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua