JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sowani Beberapa Tokoh Politik, Senior, Ini Masukan yang Diperoleh AHY

Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Instagram/agusyudhoyono


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejak bergulirnya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat hingga memunculkan Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono sowan dan curhat ke beberapa tokoh politik senior.

Dari silaturahmi secara beruntun tersebut, AHY mendapatkan beberapa masukan. Apa saja masukan yang diberikan kepada putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut?

  1. Mahfud MD

Mahfud Md mengatakan pemerintah masih mencatat kepengurusan resmi Partai masih dipegang oleh Agus . Pernyataan itu diungkapkan pada 6 Maret atau sehari setelah KLB berlangsung.

Menurut dia, pemerintah belum bisa menentukan sah tidaknya kepengurusan KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara, mengingat belum ada secara resmi laporan tentang KLB itu. “Jadi nggak ada masalah hukum sekarang,” kata Mahfud.

Advertisement

Pemerintah menganggap belum ada kasus KLB Demokrat karena bila KLB mestinya ada pemberitahuan resmi sebagai KLB. “Pengurusnya siapa? Sehingga yang ada di misalnya di Sumut itu kita anggap dia sebagai temu kader yang itu tidak bisa dihalangi. Kalau kita menghalangi berarti melanggar ketentuan pasal 9 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 98 tentang kebebasan menyatakan pendapat,” ujar Mahfud.

Baca Juga :  Ranch Market Donasikan Rp 100 Juta untuk 5 RS di Jawa Tengah

Tetapi, kata dia, kondisinya akan berbeda jika nantinya kelompok KLB Deli Serdang melapor kepada pemerintah. Pemerintah akan menilai keabsahan dan memutuskan hal itu.

  1. Jimly Asshiddiqie

Pada 9 Maret, Agus mengunjungi Jimly Asshiddiqie. Informasi itu disampaikan Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Demokrat Herman Khaeron.

Jimly Asshiddiqie pernah berkomentar ihwal polemik Demokrat lewat akun Twitternya, @JimlyAs. Jimly menulis, ada dua hal yang dapat dilakukan pemerintah jika hendak memastikan sikap netralnya dalam perkara tersebut.

Baca Juga :  IndiHome dan Telkomsel Gangguan, Pengguna Banjiri Cuitan di Twitter

Pertama dengan tak mengesahkan pengurus hasil KLB. Adapun yang kedua mengangkat Kepala Staf Presiden baru menggantikan Moeldoko, yang telah ditetapkan menjadi Ketua Umum Demokrat versi KLB.

  1. Haris Azhar

Dalam pertemuan pada 12 Maret lalu, Agus menceritakan situasi Partai Demokrat KLB kepada Haris Azhar. Haris mengatakan persoalan partainya bukan pertarungan antara mayor–pangkat Agus sebelum keluar dari militer–melawan jenderal, pangkat Moeldoko sebelum pensiun dari TNI. Menurut dia, Agus perlu merespons dengan menunjukkan bahwa persoalan ini tentang perbedaan generasi dalam politik.

“Bahwa ada yang mau melihat ini sebagai politik TNI silakan, tapi menurut saya sekarang di luar banyak anak muda bangsa ini. Ini soal new age, soal generasi baru dalam politik, dan Anda harus menunjukkan itu,” kata Haris bercerita.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua