JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Keluar ke ATM di Waktu Sahur, Pemuda Asal Demak Dibacok. Ngeri, Pelaku Dalam Kondisi Mabuk Bawa 2 Bilah Parang

Ilustrasi

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pemuda bernama Suwanto (29), warga Bonangrejo, Bonang, Demak, Jateng jadi korban penganiayaan dengan senjata tajam di Jalan Hasanudin, Semarang Utara, Kota Semarang pada Kamis (22/4/2021) dini hari.

Korban dibacok menggunakan parang oleh pelaku di depan sebuah minimarket. Saat itu ia hendak mengambil uang di ATM minimarket tersebut untuk membeli makanan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka bacok di bagian punggung dan kepala.

Belum diketahui duduk perkara yang melatarbelakanginya pembacokan itu. Pelaku tiba-tiba datang dan langsung menyabetkan parang ke tubuh korban.

Beruntung, peristiwa itu terlihat langsung oleh anggota Polsek Semarang Utara yang tengah berpatroli beserta tim bentukannya, yakni Resmob Elang Utara.

Baca Juga :  Suka Ndodos Barang Perempuan yang Sendirian, 2 Tukang Parkir Minimarket Ditembak Polisi di Purbalingga. Pelaku Berkomplot Sasar Perempuan

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi beserta Katim Resmob Elang Utara, Aiptu Agus Supriyanto dan anggota lainnya langsung turun dari mobil dan menyergap pelaku.

“Kami menangkap seorang pelaku pembacokan. Ada dua buah parang modifikasi yang kami temukan, salah satunya sudah berkarat,” ungkap Aiptu Agus.

Pelaku yang saat itu diketahui dalam kondisi mabuk langsung diborgol kedua tangannya dan dimintai keterangan. Korban juga mengungkapkan kronologi kejadiannya kepada polisi.

“Saya mau ambil uang tunai, tiba-tiba ditarik, diantemi (dipukuli) dan dibacok,” ujar Suwanto kepada polisi.

Baca Juga :  Asyik, Mulai Hari Ini Tidak Ada Lagi Penyekatan Jalur di Jawa Tengah. Total 11.700 Kendaraan Diputar Balik Selama Arus Mudik, Kapolda Instruksikan Fokus Arus Balik

Sementara itu, pelaku yang bernama Endra Cahya Mujiadi alias Jelibek (23), warga Jalan Brotojoyo Timur 1, Panggung Kidul, Semarang Utara mengatakan ia sempat hampir ditabrak hingga terjatuh saat mengendarai motor.

Polisi merasa curiga lantaran pelaku membawa senjata tajam.

“Ini alat (senjata tajam) dari mana?” tanya Aiptu Agus.

“Ambil dari rumah,” jawab Endra.

Untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, polisi langsung membawa pelaku ke Mapolrestabes Semarang.

Polsek Semarang Utara saat itu dalam kegiatan patroli atau Operasi Cipta Kondisi yang dilaksanakan rutin dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Semarang Utara Kompol Budi Abadi. []

www.tribunnews.com