JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Mudik Lebaran Dilarang, Promosi Wisata  Yogyakarta Menyasar Wisatawan Lokal

ilustrasi Malioboro / tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyikapi larangan mudik dari Pemerintah Pusat, maka  Pemerintah Kota Yogyakarta meminta para pelaku pariwisata tetap menggencarkan promosi wisata dengan cara lebih kreatif.

Hanya saja, promosi wisata yang disasar kali ini lebih ke promosi dalam wilayah satu provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Untul pelaku wisata jangan patah semangat meski ada larangan mudik lebaran, namun tetap kreatif dengan mengintensifkan promosi dengan sasaran wisatawan lokal dari dalam lingkup DIY,” kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Rabu (7/4/ 2021).

Pemkot Yogya meminta para pelaku wisata tetap mengikuti kebijakan pemerintah. Namun di satu sisi juga tetap menggeliat di tengah situasi serba sulit ini.

“Turis dari luar DIY tentu bakal kesulitan dalam akses masuk menuju Kota Yogyakarta
sepanjang 6-17 Mei, namun jangan pesimis, karena tahun lalu pun ternyata kita tetap bisa survive,” kata Hariyadi.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di DIY Ditargetkan Selesai Juni 2021

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan upaya memobilisasi wisatawan lokal memang saat ini jadi satu-satunya pilihan paling realistis menggerakkan roda pariwisata. “Sebab berbagai pembatasan mobilitas pun akan dilakukan oleh tingkat pemerintah pusat yang didukung pemerintah daerah,” kata dia.

Wahyu mengatakan upaya memobilisasi wisatawan antar kota dalam provinsi menjadi satu tantangan yang patut ditempuh agar sektor wisata yang sudah bangkit tetap berdenyut. “Pemerintah pusat sampai sejauh ini juga tak mengeluarkan instruksi untuk menutup destinasi wisata di daerah, pelarangan masih untuk kegiatan mudik saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Kebakaran Dorong Pemkot Yogya Bentuk Satlakar Tingkat Kelurahan

Maka, kata Wahyu, kegiatan wisata usai Idul Fitri dimungkinkan masih bisa berjalan dengan pasar wisatawan lokal Yogya.

Salah satu yang disiapkan Dinas Pariwisata Kota Yogya untuk libur lebaran nanti adalah program wisata olahraga atau sport tourism. Program yang tengah dikaji adalah menikmati harmoni Yogya dengan lima jalur sepeda wisata atau disingkat Monalisa.

Wahyu menyebut Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta akan memberikan embrio Monalisa itu dan selanjutnya diserahkan kepada para pelaku dengan metode bisnis to bisnis saat libur mudik lebaran.

“Konsep sport tourism sedang kami kaji Monalisa ini. Kami sempurnakan lagi lima jalur sepeda wisata di Yogya dengan koordinasi para pelaku wisata,” kata dia.

www.tempo.co