JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Perhatian, 9 Warga Banjarnegara Tertangkap Tilang ETLE. Seminggu Tak Ada Respon, Kendaraan Bakal Diblokir!

Ilustrasi polisi memberitahu pengendara yang melanggar lalu lintas lewat ETLE dan kamera Kopek. Foto/Humas Poldw

IMG 20210405 WA0057 1 750x536 1
Ilustrasi polisi memberitahu pengendara yang melanggar lalu lintas lewat ETLE dan kamera Kopek. Foto/Humas Polda

BANJARNEGARA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satuan Lalu Lintas Polres Banjarnegara telah resmi memberlakukan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan sistem elektronik ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcement) di traffic light simpang 4 jalan pemuda dan Semampir.

Selain menggunakan CCTV juga menggunakan Kopek (Kamera Portable Penindakan Kendaraan Bermotor) kamera mobile dengan action cam yang dipasang di helm Polisi lalu lintas.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto melalui Kasatlantas AKP Erwin Chan Siregar mengatakan, Polres Banjarnegara sudah memberlakukan ETLE sejak dilaunching serentak tanggal 23 Maret 2021 oleh Kapolri.

“Hari ini ETLE sudah mulai berjalan sesuai mekanisme yang ditentukan, 9 surat konfirmasi segera dikirim kepada pelanggar lalu lintas,” katanya di Mako Polres Banjarnegara, Senin (5/4/2021).

Baca Juga :  Kecelakaan Tunggal, Pemotor Boncengan Bawa Burung Love Bird Tabrak Tiang Telepon, Satu Tewas

Ia mengungkapkan, mekanisme penindakan tilang elektornik, yakni apabila ada masyarakat yang melakukan pelanggaran lalu lintas terekam kamera CCTV atau Kopek petugas selanjutnya akan melakukan verifikasi data dan jenis pelanggaran lalu lintas.

“Setelah itu surat konfirmasi akan dikirim ke alamat pelanggar atau pemilik kendaraan sesuai keterangan dalam STNK melalui PT Pos Indonesia dan atau WhatsApp,” ungakpnya.

Setelah menerima surat, lanjut Kasatlantas, pelanggar selanjutnya dapat melakukan konfirmasi dengan mengirimkan lampiran blangko ke posko ETLE atau melalui email [email protected] dan WhatsApp 0853-3655-8381 dengan batas waktu 14 Hari.

Baca Juga :  Wah Gawat, Polda Jateng Siapkan 11.000 Personel dan 14 Pos Penyekatan Pemudik. Kapolda Ingatkan Pemudik Nggak Akan Bisa Lolos, Langsung Diminta Putar Balik!

“Pelanggar kemudian mendapatkan surat tilang warna biru dan kode briva sebagai kode pembayaran denda tilang melalui bank dengan batas waktu maksimal 7 hari dan jika denda tidak dibayar maka STNK akan diblokir sementara,” tuturnya.

Ia mengatakan, selain CCTV ETLE, pihaknya juga memasang camera CCTV yang tersebar di 26 titik untuk memantau keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif dan juga memantai situasi arus lalu lintas selama 24 Jam.

“Semua CCTV terkoneksi dan termonitor di Posko ETLE Command Centre Polres Banjarnegara,” pungkasnya. Wardoyo