JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Selasa Hingga Jumat, 17.635 Warga Miskin di Karanganyar Bakal Terima BST Senilai Rp 10,5 M. Tahun Ini Jumlah Penerima Menurun 5.000 Orang

Sekretaris Dinas Sosial Karanganyar, Soemarno / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selasa (20/4/2021) hari ini, pemerintah akan membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada sebanyak 17.635 orang warga miskin di Kabupaten Karanganyar, Jateng.

Menurut Kabid Pemberdayaan dan Pembinaan Sosial (PPS) Dinsos Karanganyar,  Gunarto, untuk jumlah warga tersebut, nilai uang yang bakal dibagikan mencapai Rp 10,5 miliar.

Gunarto mengatakan, pencairan BST dilakukan mulai Selasa (20/4/2021) hingga Jumat (23/4/2021). Sementara itu, besaran BST yang akan dibagikan di bulan puasa ini, per orang akan menerima rapel Rp 600.000 per orang sesuai data.

“Ya selama tiga hari ini warga miskin yang terdaftar pada BST akan menikmati bantuan dari pemerintah semoga bisa bermanfaat, ujarnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (19/4/2021).

Adapun indek bantuan untuk kali ini merupakan rapel  untuk bulan Maret dan April sehingga jumlah keseluruhan per orang menerima Rp 600.000.

Baca Juga :  Sebanyak 40 Orang Warga di Dua RT Desa Gerdu, Karangpandan, Karanganyar  Keracunan Takjil Buka Puasa!

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial

Marno mengatakan, secara kumulatif jumlah penerima BST di Kabupaten Karanganyar terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

Hal itu terjadi menyusul adanya sistem update validasi berkala sehingga data penerima BST mengalami penurunan angka.

“Penyerahan BST benar pada Selasa (20/4/2021) esok namun jumlah penerimanya mengalami penurunan sekitar 5.000 jiwa dibanding tahun lalu,” ungkapnya kepada JOGLOSEMARNEWS COM, Senin (19/4/2021).

Marno menjelaskan, data penerima BST pada awal 2021 sekitar 22.000 jiwa, namun pada April tahun yang sama menurun menjadi sebanyak 17.635 orang. Meski begitu tidak ada protes warga karena memang hal itu sesuai dengan fakta di lapangan.

Bahkan, menurut Sumarno cairnya bantuan tersebut boleh dikatakan merupakan bonus rakyat miskin di tengah bulan puasa yang mana warga sangat membutuhkan bantuan. Apalagi kelak menghadapi lebaran jelas warga sangat membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, PAC Pemuda Pancasila Mojogedang, Karanganyar Santuni Kakek Lumpuh Usia 100 Tahun

“Anggaplah pencairan BST esok sebagai rezeki di tengah angin segar sehingga harus disyukuri,” tandasnya.

Adapun bagi warga miskin yang tidak dapat atau tercoret daftarnya dari penerima BST agar tetap legowo dan tidak perlu protes jika bulan lalu masih menerima BST sedangkan esok tidak lagi menerima karena validasi terus berjalan dari kementrian sosial.

Untuk itu, Marno meminta warga yang menerima BST diharapkan memanfaatkannya semaksimal mungkin. Sedangkan yang tahun ini tidak menerima tidak perlu resah.

“Yang ikhlas jika memang tidak lagi masuk daftar BST mungkin akan mendapat bantuan dari kategori lainnya,” lanjutnya. Beni Indra