JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Setrum Jebakan Tikusnya Tewaskan Tetangga, Mbah Hardi Resmi Ditetapkan Tersangka. Korbannya Mbah Suyadi Asal Grobogan

Tersangka saat diamankan di Mapolres Grobogan. Foto/Polda Jateng

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang petani warga Desa Kemloko, Kecamatan Godong, Grobogan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian setempat.

Kakek paruh baya itu ditersangkakan terkait kasus meninggalnya seorang petani setempat akibat tersetrum listik yang digunakan untuk jebakan tikus.

Tersangka ini adalah pria bernama Hardi (58), warga Desa Kemloko yang merupakan pemilik sawah dan pemasang jebakan tikus menggunakan aliran listrik tersebut.

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, tersangka mengaku memasang aliran listrik di sawahnya dengan tujuan agar tanaman padinya tidak dimakan hama tikus. Namun, tindakan itu akhirnya justru mengakibatkan adanya korban jiwa.

Baca Juga :  Ketua AMK Jateng Gembleng Kader AMK tentang Manfaat Berorganisasi

Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, lampu LED, puluhan potongan pralon, potongan bambu, dan gulungan kabel.

“Akibat kejadian ini, tersangka kita amankan dan akan kita kenakan pasal 359 KUHP,” katanya, Selasa (18/5/2021).

Dijelaskan, kasus meninggalnya satu orang akibat tersetrum jebakan tikus itu terjadi pada 19 April 2021. Korban meninggal adalah Suyadi (56) yang sawahnya bersebelahan dengan sawah tersangka.

Sebelum kejadian, korban pamit pada keluarganya untuk menyemprot tanaman bawang merah. Namun, hingga beberapa jam kemudian, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Baca Juga :  33 Personel Polisi di Semarang Raih Penghargaan, Dari Santuni Pemulung Sampai Ungkap Kasus Kekerasan Anak

Setelah dicari, korban ternyata sudah meninggal dunia di areal sawah akibat tersetrum listrik.

Terkait kejadian tersebut pihaknya mengimbau kepada warga untuk tidak memasang jebakan tikus menggunakan listrik. Sebab, tindakan itu bisa membahayakan keselamatan orang lain.

“Selama tahun 2021 ini sudah terdapat tiga kasus serupa. Untuk itu, kami meminta para petani agar tidak memasang jebakan tikus dengan listrik,” tegasnya. Wardoyo

Bagi Halaman